Program Gizi Presiden Tersendat Istilah, Akademisi Soroti Pentingnya Bahasa Bumi

jatimupdate.id
Keterangan Gambar: Rapat Koordinasi Pemetaan dan Pemutakhiran Data Sasaran MBG 3B (Bumil, Busui, Balita Non-PAUD) di Hotel Luminor, Jember, Kamis (11/12/2024).

Jember, JatimUpdate.id – Program prioritas pemerintah untuk penanggulangan stunting, melalui pemenuhan gizi, mendapat catatan kritis dari kalangan akademisi. 

Andi Suprapto, pakar komunikasi, menegaskan bahwa kesuksesan program, sehebat apa pun, bergantung pada strategi penyampaian yang tepat kepada masyarakat.

Baca juga: 10 Tahun Penggunaan Dana Desa Masih Belum Tepat Sasaran, Prabowo Subianto Bakal Rombak Kebijakan

Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pemetaan dan Pemutakhiran Data Sasaran MBG 3B (Bumil, Busui, Balita Non-PAUD) di Hotel Luminor, Jember, Kamis (11/12/2024).

Bahasa Langit vs Bahasa Bumi

Andi menjelaskan makna dari bahasa bumi itu adalah, itilah medis dan akademik yang bisa  membingungkan masyarakat. 

"Gunakan bahasa yang familier, hindari yang muluk-muluk. Petugas lapangan harus punya product knowledge kuat dan penerjemahan istilah yang seragam," tegas Andi.

Sinergi untuk Tekan Stunting

 

Baca juga: Alokasi CSR BUMN dan Korporasi Swasta bagi MBG akan Hemat APBN!

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Pengendalian Kependudukan DP3AKB Jember, Ari Indra Purnama Suseno, memaparkan struktur program dari Badan Gizi Nasional (BGN) hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di tingkat lapangan.

"Dari 91 SPPG yang terdata, sekitar 60 telah beroperasi. Rakor yang menghadirkan seluruh Kepala SPPG, Koordinator, hingga Penyuluh KB ini diharapkan bisa memperkuat sinergi dan komunikasi," ujar Ari.

Program ini berfokus pada tiga sasaran utama, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. 

Baca juga: Koperasi Diminta Perkuat Program Makan Bergizi

Ari berharap, dengan komunikasi yang baik, program ini dapat berkontribusi menurunkan angka stunting dan KEK (Kurang Energi Kronis) pada ibu hamil di Jember, yang saat ini masih tinggi berdasarkan survei SSGI (Survei Status Gizi Indonesia).

"Pada akhirnya, komunikasi efektif inilah jalan utamanya," tutup Ari. (MR/Sund)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru