Al-Hidayah Fokus Pemulihan Korban Bencana Lewat Doa dan Munajat Bersama

Reporter : Shofa
Pengajian Al-Hidayah

Jakarta, JatimUPdate.id - Pengajian Al-Hidayah menegaskan kepedulian mendalam terhadap pemulihan masyarakat terdampak banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan menggelar acara Doa dan Munajat Bersama. Kegiatan ini menjadi momen konsolidasi spiritual sekaligus penguatan dukungan bagi para penyintas yang kini memasuki fase pemulihan pascabencana.

Acara akan dilaksanakan pada Sabtu, 13 Desember 2025, di Aula DPP Partai Golkar, Slipi, serta diikuti secara daring oleh 28 DPD provinsi dan 400 DPD kabupaten/kota Pengajian Al-Hidayah di seluruh Indonesia. Kehadiran ribuan jamaah secara luring dan daring diharapkan memberikan kekuatan moral bagi masyarakat Sumatra yang terdampak.

Baca juga: Mahasiswa STIK Ang. 83 Laksanakan Kegiatan Bersih Pantai Bersama TNI dan Warga di Kec. Seunuddon Aceh Utara

Pengajian Al-Hidayah menilai bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya menuntut dukungan logistik, tetapi juga dukungan spiritual. Karena itu, kegiatan munajat bersama ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam memperkuat ketangguhan sosial dan membangun harapan bagi masyarakat terdampak.

Baca juga: Wamen Viva Yoga: Kementrans Melakukan Pemulihan di Wilayah Kawasan Transmigrasi

Sejak awal bencana, Pengajian Al-Hidayah telah menggalang donasi melalui struktur kepengurusan pusat hingga daerah. Bantuan tahap pertama telah disalurkan ke Sumatera Utara, sementara distribusi berikutnya tengah disiapkan untuk Aceh dan Sumatera Barat.

Acara ini akan dihadiri Ketua Umum Pengajian Al-Hidayah, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP, dan Ketua Dewan Penasehat, Sri Suparni Bahlil, S.Sos., M.I.Kom.. Adapun tausiyah akan disampaikan oleh Ustadz Dr. Abdul Latief, S.Pd.I., M.Pd.

Baca juga: Kapolda Aceh Serahkan Bantuan Bibit Tanaman Pada Warga Terdampak Banjir di Langsa

Selain doa bersama, kegiatan ini juga akan melanjutkan penggalangan donasi untuk membantu percepatan pemulihan para korban bencana. Program donasi tersebut telah berjalan sejak awal bencana dan menjadi salah satu prioritas utama Pengajian Al-Hidayah dalam merespons situasi kemanusiaan di Sumatra (*)

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru