SIDOARJO - Polresta Sidoarjo menerjunkan personel untuk mengantisipai kampanye hitam atau black campaign menjelang coblosan bupati dan wakil bupati.
Kasubag Humas Polresta Sidoarjo, Ipda Tri Novi Handono menyebut jika pihaknya telah menerjunkan personel dari satuan khusus dan dikoordinasikan dengan Mapolda Jatim
Baca juga: Kepolisian Daerah Jawa Timur Kembalikan Motor Korban Curanmor dan Begal Tanpa Biaya
"Iya kalau secara personel khusus kita ada enam, tapi kalau totalnya kita ada 18," katanya saat dihubungi, Rabu (25/11/2020).
Ia menjelaskan, patroli di dunia Maya tersebut akan berlangsung sejak masa kampanye hingga coblosan ilkada di Sidoarjo rampung.
Meski belum menerima aduan, Novi mengaku beberapa kali telah mengantongi beberapa bukti dari temuan patroli siber tersebut.
Baca juga: Polda Jatim Ungkap 320 Kasus 3C dan Kejahatan Jalanan Selama Mei 2026
"Sebelum penangkapan tentunya kita akan koordinasi dengan Bawaslu," terangnya.
Ia juga mengatakan pertimbangannya belum melakukan penangkapan karena polisi masih menilai dari barang bukti tersebut masih kategori general sehingga perlu dilakukan pendalaman lebih lanjut.
Baca juga: Iduladha 1447 H Polda Jatim Salurkan Ratusan Hewan Kurban untuk Masyarakat
"Memang beberapa ada tapi menurut kami itu masih di luar dari konteks Sidoarjo," tandasnya
Reporter: M. Niam
Editor : Pak RW