SIDOARJO - Polresta Sidoarjo menerjunkan personel untuk mengantisipai kampanye hitam atau black campaign menjelang coblosan bupati dan wakil bupati.
Kasubag Humas Polresta Sidoarjo, Ipda Tri Novi Handono menyebut jika pihaknya telah menerjunkan personel dari satuan khusus dan dikoordinasikan dengan Mapolda Jatim
Baca juga: Kapolda Jatim Satukan Aremania - Bonek, Sepakat Tak Ada Rivalitas di Luar Lapangan
"Iya kalau secara personel khusus kita ada enam, tapi kalau totalnya kita ada 18," katanya saat dihubungi, Rabu (25/11/2020).
Ia menjelaskan, patroli di dunia Maya tersebut akan berlangsung sejak masa kampanye hingga coblosan ilkada di Sidoarjo rampung.
Meski belum menerima aduan, Novi mengaku beberapa kali telah mengantongi beberapa bukti dari temuan patroli siber tersebut.
Baca juga: Pimpin Anev, Kapolda Jatim : Situasi Kamtibmas Jawa Timur Januari - Maret 2026 Kondusif
"Sebelum penangkapan tentunya kita akan koordinasi dengan Bawaslu," terangnya.
Ia juga mengatakan pertimbangannya belum melakukan penangkapan karena polisi masih menilai dari barang bukti tersebut masih kategori general sehingga perlu dilakukan pendalaman lebih lanjut.
Baca juga: FAMKri dan MAPIK Demo Kejari dan Polresta Sidoarjo, Tuduh Polisi Kriminalisasi Pedagang Kasur
"Memang beberapa ada tapi menurut kami itu masih di luar dari konteks Sidoarjo," tandasnya
Reporter: M. Niam
Editor : Pak RW