Bondowoso, JatimUPdate.id, – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat pembinaan remaja melalui Program Generasi Berencana (GenRe) sebagai strategi pembangunan sumber daya manusia sekaligus upaya percepatan penurunan stunting sejak usia remaja.
Baca juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat
Komitmen tersebut ditegaskan dalam acara Grand Final Apresiasi Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Bondowoso Tahun 2025 yang digelar di Pendopo Bupati Bondowoso, Sabtu (20/12/2025).
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bondowoso, Solikin, menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting tidak bisa hanya dilakukan saat anak lahir, melainkan harus dimulai sejak masa remaja.
“Karena itu, Program Generasi Berencana menjadi bagian penting dari strategi pembangunan manusia di Kabupaten Bondowoso. Remaja harus disiapkan sejak dini agar mampu merencanakan masa depan secara matang,” ujar Solikin saat membacakan sambutan Bupati.
Menurutnya, melalui Program GenRe, pemerintah membekali remaja dengan pemahaman perencanaan pendidikan, karier, serta kehidupan keluarga, sekaligus mencegah berbagai risiko seperti pernikahan dini, perilaku berisiko, penyalahgunaan narkoba, dan persoalan kesehatan reproduksi.
Baca juga: Retribusi Administrasi Dihapus, Raperda Pajak Baru di Bondowoso Permudah Layanan Publik
Bupati juga menekankan pentingnya Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) sebagai kunci pembentukan keluarga berkualitas. Remaja yang matang secara usia, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dinilai lebih siap membangun keluarga sehat dan melahirkan generasi yang terbebas dari stunting.
Sejalan dengan karakter Generasi Z yang akrab dengan teknologi, para Duta GenRe didorong untuk menjadi agen perubahan di ruang digital dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan penyebaran pesan positif terkait perencanaan kehidupan, kesehatan reproduksi, serta pencegahan stunting.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Bondowoso, dr. Imron, menambahkan bahwa Program GenRe terus diperkuat melalui pembinaan berkelanjutan agar remaja memiliki pemahaman yang utuh tentang perencanaan kehidupan dan pencegahan stunting sejak dini.
Baca juga: Bupati Bondowoso Resmi Buka Festival Ramadhan 2026, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pelestarian Budaya
“Program GenRe menjadi bagian penting dalam menyiapkan remaja agar mampu merencanakan pendidikan, karier, dan kehidupan keluarga secara matang, sehingga dapat melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas,” kata dr. Imron.
Melalui penguatan Program GenRe, Pemkab Bondowoso berharap mampu menyiapkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing sebagai fondasi pembangunan daerah berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Acara tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, Staf Ahli Bupati, kepala OPD terkait, Tim Penggerak PKK Kabupaten Bondowoso, BKKBN, para dewan juri, pembina, pendamping, orang tua, serta para pendukung finalis. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat