Jenderal Dudung pastikan TNI-AD berperan dan membantu pemerintah daerah dalam penurunan Stunting

jatimupdate.id
KSAD lakukan pengukuhan para pejabat di lingkungan Gresik untuk selanjutnya dijadikan bapak dan bunda asuh anak stunting. Gresik (1/9/2022).

Gresik (Jatimupdate.id)-Sampai saat ini Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 prevalensi stunting di Jatim sebesar 23.5 persen yang artinya dibawah rata rata nasional yang mencapai 24.4 persen. Pemprov Jatim terus berupaya bekerja keras agar penurunan stunting bisa dilakukan secara lebih masif di 38 kab/kota di Jatim.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Dudung Abdurahman mengatakan, bahwa kehadirannya di Gresik Jatim ini untuk melihat realisasi dari implementasi penanganan anak anak stunting sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Baca juga: Progres Sekolah Rakyat Gresik Tembus 27 Persen, Ditargetkan Beroperasi Tahun Ajaran 2026/2027

Pada hari ini juga, lanjut KSAD dilakukan pengukuhan para pejabat di lingkungan Gresik untuk selanjutnya dijadikan bapak dan bunda asuh anak stunting.

"Kesemuanya ini adalah harapan kita semua sejalan arahan dari Bapak Presiden agar stunting di Indonesia bisa ditekan dan diturunkan melalui bapak dan bunda asuh ini menjadi 14 persen," tegasnya.

Baca juga: STMJ Bang Taufik, Cita Rasa Khas Timur Tengah, Resep Tradisi Terjaga Hingga Generasi Ketiga

Jenderal Dudung memastikan bahwa peran TNI-AD akan senantiasa membantu pemerintah daerah dan BKKBN dalam mempercepat penurunan stunting di Indonesia.

"Mudah mudahan anak anak stunting di wilayah Gresik dan Prov. Jatim bisa turun kasusnya," tegasnya.

Baca juga: Milad ke-94, Yayasan Darul Islam Gresik Ajak Seluruh Elemen “Bergerak Bersama, Saling Menguatkan”

Dalam kesempatan tersebut juga diberikan pemberian makanan tambahan Bagi Balita Stunting dan Ibu Hamil.(yah) 

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru