Bondowoso, JatimUPdate.id, – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) menggelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan di Kabupaten Bondowoso, Sabtu (27/12/2025).
Baca juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat
Kegiatan yang berlangsung di Ijen View ini dihadiri Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin, sebagai dukungan penguatan literasi demokrasi nasional.
Dalam pemaparannya, Zulfikar menekankan pentingnya pendidikan pemilih secara berkelanjutan, bukan hanya menjelang pemilu atau pilkada.
Menurutnya, demokrasi yang sehat lahir dari pemilih yang sadar, kritis, dan bertanggung jawab dalam menentukan pilihannya.
“Pendidikan pemilih harus menjadi proses yang terus berjalan. Demokrasi yang sehat lahir dari pemilih yang sadar, kritis, dan bertanggung jawab dalam menentukan pilihannya,” ujar Zulfikar.
Politisi Partai Golkar ini juga menyoroti tantangan demokrasi di era digital, seperti hoaks, disinformasi, dan politik uang.
Oleh karena itu, literasi demokrasi menjadi kunci agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan.
Baca juga: Retribusi Administrasi Dihapus, Raperda Pajak Baru di Bondowoso Permudah Layanan Publik
“Pemilih harus berani menolak politik uang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum tentu benar,” tambahnya.
Zulfikar mengapresiasi langkah KPU RI yang mendorong pendidikan pemilih hingga ke daerah, termasuk Bondowoso, sebagai upaya memperkuat demokrasi di tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Bondowoso, Sudaedi, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk perhatian nyata KPU terhadap penguatan demokrasi di daerah.
Ia berharap masyarakat Bondowoso semakin memahami partisipasi politik yang berkualitas dan bertanggung jawab.
Baca juga: Bupati Bondowoso Resmi Buka Festival Ramadhan 2026, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pelestarian Budaya
Sudaedi juga memperkenalkan potensi lokal Bondowoso, seperti Kawah Ijen dan fenomena blue fire, bentang alam pegunungan yang memikat, serta kopi arabika Bondowoso yang telah dikenal luas.
Berdasarkan data KPU, 51,64 persen pemilih adalah perempuan, Generasi Milenial mencapai 28,57 persen, dan Generasi Z sebesar 21,18 persen.
Dengan demikian, lebih dari separuh pemilih berasal dari generasi produktif. Pemenuhan hak pilih kelompok rentan juga menjadi perhatian, dengan 0,67 persen pemilih penyandang disabilitas yang mendapat layanan akses pemilu setara.
Melalui kegiatan ini, KPU RI berharap partisipasi masyarakat semakin meningkat, inklusif, dan bermakna, demi terwujudnya demokrasi yang berintegritas di seluruh daerah, termasuk Bondowoso. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat