Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Akmarawita Kadir menyayangkan belum rampungya pembangunan SMP Tambak Wedi.
Padahal kata Akmarawita, sekolah tersebut 2026 diproyeksikan dapat melaksanakan proses belajar mengajar untuk kelas VII.
Baca juga: Komisi C Desak Kontrak Payung Dievaluasi
"Sangat menyayangkan ya, SMP Tambak Wedi ini kan rencananya tahun 2026 ini harusnya kelas 7 sudah masuk." kata Akmarawita.
Menurutnya belum rampungya SMP Tambak Wedi hingga kontrak berakhir berpotensi proses belajar mengajar tahun ini tertunda.
Baca juga: Komisi B Desak Pemkot Surabaya Tertibkan Spa dan Sauna Plus-Plus, Jangan Cuma Diskotek
Padahal, lanjut Akmarawita masyarakat setempat sudah siap menyambut pembukaan SMP baru tersebut.
"Nah ini akan disambut baik oleh warga sekitar Tamba Wedi. Nah dengan adanya ini (belum rampungnya bangunan) otomatis ada potensi untuk mereka tertunda menikmati fasilitas SMP itu" beber Akmarawita.
Baca juga: Fathoni Lemahnya Pengawasan Perusahaan Penyalur ART Relasi Industrial Akan Rusak
Kendati begitu, kata Akmarawita pembangunan SMP Tambak Wedi segera ditender ulang, agar sebelum PPDB 2026 selesai satu lantai.
"Jadi akan tender ulang membangun untuk satu lantai, ini semoga bisa cepat sambil mempersiapkan sumber dayanya, infrastruktur sehingga bisa tetap terlaksana di bulan Juli." urai Akmarawita Kadir. (RoY)
Editor : Miftahul Rachman