OTT KPK Jerat Wali Kota Madiun Maidi, 15 Orang Diamankan Termasuk Sita Uang Ratusan Juta

Reporter : Fajar Fuadi
Walikota Madiun Maidi

 

Kota Madiun, JatimUPdate.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Wali Kota Madiun, Maidi, pada Senin ini.

Baca juga: KPK Ungkap Koruptor Sering Alirkan Uang ke Selingkuhan, 81 Persen Pelaku Koruptor Pria Alirkan Dana Ke Selingkuhan

Operasi ini merupakan OTT kedua yang dilakukan KPK di awal tahun 2026, setelah sebelumnya pada 9-10 Januari.

Menurut Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, OTT ini terkait dugaan korupsi berupa penerimaan "uang jatah" atau fee dari proyek-proyek di wilayah Kota Madiun, serta dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Total, KPK mengamankan 15 orang dalam operasi yang berlangsung di wilayah Madiun, Jawa Timur.

Baca juga: Dua Kali Jatuh di Lubang yang Sama: Kutukan Kekuasaan di Tulungagung

Dari jumlah tersebut, sembilan orang—termasuk Maidi—telah diterbangkan ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk pemeriksaan intensif lebih lanjut.

Dalam OTT ini, penyidik KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah.

"Kami amankan 15 orang dan sita uang ratusan juta. Peristiwa ini diduga terkait fee proyek dan dana CSR," ujar Budi Prasetyo dalam keterangan resminya.

Baca juga: KPK Lakukan OTT, Bupati dan Beberapa Pejabat Pemkab Tulungagung Diamankan

Hingga saat ini, seluruh pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka, termasuk kemungkinan penetapan tersangka.

Pendalaman kasus terus dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (ff/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru