Surabaya,JatimUPdate.id - Sekretaris DPC Partai Gerindra Surabaya, Bahtiyar Rifai mengatakan bantuan becak listrik Presiden Prabowo ke Pemkot Surabaya sudah disalurkan bagi penerima manfaat.
"Sudah disalurkan ke 200 tukang becak yang berKTP surabaya," kata Bahtiyar melalui pesan WhatsApp kepada Jatimupdate, Kamis (22/1) petang.
Baca juga: Pengamat Ingatkan Pemkot: Abai Situs Sejarah Lemahkan Identitas Kota Pahlawan
Menurutnya, bantuan tersebut diperuntukkan bagi tukang becak yang usianya minimal 55 tahun.
Sebab kata Bahtiyar Presiden Prabowo merasa prihatin ketika kunjungan kerja melihat orang yang sudah sepuh mengayuh becak
"Bantuan itu diberikan kepada tukang becak minimal berusia 55 tahun ke atas. Karena pak Prabowo disuatu moment sebelumnya melihat orang tua mengayuh becak sangat prihatin," beber Bahtiyar.
Bahtiyar menambahkan bantuan becak listrik presiden untuk meringankan beban kerja mereka.
Sehingga lanjut Bahtiyar bantuan becak listrik tidak hanya di Surabaya, tetapi juga menyasar kota/kabupaten di provinsi lain.
Baca juga: Bantah Bukan Karena Lalai, Bahtiyar Atribut Gerindra di Surabaya Dicopot Hari Ini
"Makanya pak presiden memberikan bantuan agar meringankan beban kerja mereka, karena dibantu tenaga Listrik. Mudah-mudahan nanti ada lagi karena tidak hanya Surabaya aja, daerah lain di jatim dan provinsi lainnya juga diberikan becak listrik," tutur Bahtiyar.
Maka dari itu, ia berharap bantuan becak listrik itu dapat bermanfaat bagi mereka, utamanya di sektor ekonomi.
"Harapannya penerima manfaat harap menjaga dan merawat becak tersebut dan semoga pemberian dari bapak Prabowo bermanfaat secara ekonomi bagi mereka," urai Bahtiyar.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bantuan ini sejalan dengan fokus Pemkot Surabaya dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) dan mengentaskan kemiskinan.
Baca juga: HUT ke-18 Gerindra, DPC Kabupaten Blitar Gelar Pengajian dan Potong Tumpeng
"Alhamdulillah, hari ini 200 becak listrik bantuan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto telah diserahkan. Ini sangat membantu warga kami, terutama di tengah upaya kita untuk menurunkan angka kemiskinan yang semakin menurun di kota ini,” ujar Eri.
Eri merencanakan becak listrik akan difokuskan sebagai becak wisata, khususnya ditempatkan di kawasan Kota Lama dan beberapa titik wisata sejarah lainnya seperti Jalan Tunjungan, Peneleh dan lainnya.
"Kita akan atur rutenya. Becak listrik ini tidak boleh di jalan protokol, tapi akan kita maksimalkan di kawasan wisata. Pengemudinya nanti akan kami beri seragam atau rompi agar lebih rapi. Tujuannya, wisatawan bisa menikmati Surabaya dengan nyaman, tanpa polusi, dan ekonomi pengemudi becak meningkat," tambahnya.
Editor : Miftahul Rachman