Perkuat Mesin Partai, Bidik Kursi Gubernur, PKB Jatim Lakukan Penyegaran Pengurus

Reporter : Ibrahim
Abdul Halim, dok jatimupdate.id/tah

Surabaya,JatimUPdate.id – Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim, menegaskan pihaknya melakukan penyegaran struktur kepengurusan dengan memberikan ruang dominan kepada Gen Z dan Alpha.

"Langkah ini diambil untuk memperkuat mesin partai menghadapi dinamika politik yang semakin kompetitif ke depan," kata Halim, di sela-sela agenda Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) DPW PKB Jatim. (14/2).

Baca juga: Menakar Peluang Empat Kandidat Ketua PKB Sidoarjo 

Halim menegaskan penyegaran pengurus yang mayoritas diisi anak muda tersebut dianggap akan berdampak positif bagi PKB. 

Sebab beber dia, energi dan kreativitas yang tinggi menjadi modal meluaskan pengaruh kebijakan partai bagi masyarakat Jatim.

"Kebanyakan pengurus DPW yang baru diisi anak-anak muda, ini ada sahabat Azam, Sekretaris DPW yang baru, ada sahabat Umam, Bendara DPW yang baru, dan teman-teman lain yang muda-muda," kata Halim.

Ia menjelaskan Muskerwil menyusun program strategis memperkuat soliditas partai sekaligus memperluas basis dukungan. 

Ia menyebut basis dukungan tersebut utamanya menyasar kalangan pemilih pemula yang didominasi generasi Z dan Alpha.

Baca juga: Empat Kandidat Ketua PKB Sidoarjo Bakal Jalani Tes Akademik dan Psikologi di UM Malang

Halim menilai, peta pemilih ke depan akan didominasi kalangan muda dengan karakter dan dinamika yang berbeda. 

"Kondisi tersebut menuntut partai politik untuk lebih adaptif dan kreatif dalam merumuskan pendekatan politik. Kita sudah menyiapkan diri untuk menyongsong 60% pemilih dari milenial, gen z, dan generasi alpha," tambahnya.

Halim menjabarkan, PKB juga menargetkan kursi Gubernur Jatim pada Pilgub mendatang.

Baca juga: Pilkada Mendatang: DPP Beri Lampu Hijau PKB Surabaya Usung Calon Sendiri 

Menurutnya kepengurusan baru yang lebih muda mampu memenangkan hati masyarakat Jatim dan meraih kemenangan di Pilgub. 

Selain itu, Halim juga menyinggung wacana mekanisme pemilihan kepala daerah oleh DPRD yang dinilai lebih efektif dan akuntabel.

"Pasti banyak yang berminat karena itu akan lebih akuntabel dibanding dipilih oleh rakyat langsung," urai Abdul Halim. (Roy)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru