Para Pengungsi Bencana Sumatera Berangsur Kembali Kerumah

Tito Karnavian : Jumlah Pengungsi Bencana Sumatera Di Lokasi Penampungan Berangsur Menurun

Reporter : Shofa
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang juga Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera saat di Gedung DPR RI. (Foto Humas Kemendagri for JatimUPdate.id)

Jakarta, JatimUPdate.id -Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, mengapresiasi dukungan Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI dalam percepatan penanganan pascabencana.

Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri yang juga Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, memberikan apresiasi atas dukungan dari mitra kerjanya khususnya dari Kalangan DPR RI tersebut.

Baca juga: Judes FC Jalani Laga Persahabatan bersama Siwo PWI Jatim dan Unesa FC

"Saya selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, mengapresiasi dukungan Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI dalam percepatan penanganan pascabencana. Dukungan tersebut sangat penting demi optimalnya proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera," kata Tito sebagaimana dikutip dari Siaran Pers yang diterima Redaksi JatimUPdate.id pada Kamis Malam (19/02/2026).

Lebih jauh disebutkan berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 17 Februari 2026, jumlah pengungsi terus mengalami penurunan signifikan.

Rinciannya, di Provinsi Aceh dari semula 1.418.872 pengungsi turun menjadi 12.144 pengungsi. Kemudian, di Provinsi Sumatera Utara dari semula 53.523 pengungsi turun menjadi 850 pengungsi.

Dikutip dari Kompas.com menyebutkan jumlah pengungsi yang awalnya mencapai 2 juta orang, kini turun drastis hingga menjadi 12.994.

"Dan pengungsi juga tadinya 2 juta lebih sekarang menjadi lebih kurang 12.994 orang yang ada di tenda," kata Tito dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Baca juga: Jakarta Terbuka, Surabaya Pilih Operasi Yustisi, Ini Kata Pakar Unesa

Tito menjelaskan, jumlah pengungsi paling banyak ada di Aceh dengan rincian 12.144 jiwa yang tersebar di Aceh Utara, Aceh Tenggara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bener Meriah, Bireun, Gayo Lues, Lhokseumawe, dan Nagan

Di Sumatera Utara terdapat 850 jiwa pengungsi. "Seperti diketahui beberapa waktu yang lalu di Tapanuli Tengah terjadi banjir lagi dan dari 18 kabupaten kota yang tinggal di tenda sebanyak 850," ucapnya.

Secara khusus Tito Karnavian menyatakan saat ini pemerintah bersama pihak terkait terus bekerja keras untuk mempercepat pemulihan, termasuk dari sisi infrastruktur.

Baca juga: Raperda Hunian Layak Dikritik, Pengamat: Wajar Berpotensi Picu Eksklusi Spasial

Lebih dalam Tito  mengatakan hal itu meliputi perbaikan jembatan, jalan, serta fasilitas publik lainnya.

Daerah-daerah terdampak bencana di Sumatera umumnya memiliki karakteristik tantangan masing-masing. Misalnya, di daerah dataran tinggi yang mengalami bencana tanah longsor. Peristiwa itu mengakibatkan jalan tertimbun dan jembatan rusak.

"Pihak Satgas juga berkoordinasi dengan Menteri Pertanian yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), hingga Perum Bulog. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan stok bahan pangan dan logistik tercukupi di daerah terdampak bencana," ungkap Tito. (sof/yh)

 

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru