Surabaya, JatimUPdate.id - Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan menegaskan kota Pahlawan membutuhkan pengelolaan lumpur atau limbah tinja seiring bertambahnya penduduk.
"Kita kan harus punya pengolahan lumpur tinja. Penambahan jumlah penduduk yang luar biasa, tentu ada aktivitas yang membutuhkan pengolahan lumpur tinja itu," beber Eri, Jum'at (20/2).
Baca juga: Apotek Mentari Farma dr. Rauf Diresmikan, Muhammadiyah Bondowoso Perkuat Layanan Kesehatan
Meskipun Pemkot telah membikin layanan lumpur tinja masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau.
Namun Eri menekankan, layanaan tersebut dapat memberikan informasi kapan tinja di rumah warga kapasitasnya sudah penuh.
Baca juga: Surabaya 1960-1990 Barometer Surealisme di Indonesia
"Pemkot kemarin kan juga membuat layanan lumpur tinja dengan harga yang relatif murah. Ke depan kita berharap ada notifikasi ya. Jadi, oh rumah ini sudah waktunya tinjanya di ambil," terang Eri.
Maka dari itu, Eri mendorong pengelolaan tinja di Keputih perlu ditingkatkan kapasitasnya.
Baca juga: Pakar: Jakarta Punya Pengalaman, Surabaya Perlu Ambil Pelajaran Bukan Antipati Urbanisasi
Sehingga dapat mewujudkan iklim yang lebih sehat di seluruh permukiman di kota Pahlawan.
"Di Keputih itu masih bisa ditingkatkan kapasitasnya dengan desain yang lebih baik, agar tidak berdampak kepada masyarakat sekitarnya. Mewujudkan sebuah iklim yang lebih sehat di seluruh permukiman di Surabaya," urai Eri Irawan. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman