Ogah Bicara Pemilu, Syaifuddin: PDIP Surabaya Fokus Kerja untuk Rakyat

Reporter : Ibrahim
Syaifuddin Zuhri, dok Jatimupdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id Sekretaris DPC PDIP Surabaya, Syaifuddin Zuhri menegaskan, pihaknya belum tertarik untuk membicarakan pemilu mendatang. 

Syaifuddin mengatakan, saat ini fokus utama PDIP Surabaya menjalankan fungsi kepartaian yang berpihak kepentingan masyarakat.

Baca juga: Aroma 2029 di Surabaya: Armuji, Kandang Banteng, dan Manuver Dini Kekuasaan

"PDIP (Surabaya) tidak berbicara kaitan bagaimana pemilu ke depan. Tidak, tapi bagaimana kita terus menjalankan tugas fungsi kepartaian menjamin kehidupan masyarakat. Diipastikan satu agenda pemerintah jadi berpihak kepada masyarakat, itu yang paling penting," tutur Syaifuddin, baru-baru ini, di Fraksi PDIP DPRD Surabaya. 

Anggota Komisi A DPRD Surabaya itu menyebut, masyarakat merupakan pemilik kekuasaan tertinggi.

Sehingga papar Syaifuddin kerja-kerja partai harus berorientasi pada kepentingan rakyat dan berjalan sesuai arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"Karena masyarakat pemilik kekuasaan tertinggi. Jadi kerja-kerja rakyat tadi yang paling dan penting," terang Syaifuddin.

Menurutnya, terlalu dini jika saat ini  membicarakan Pemilu yang masih jauh. 

Baca juga: Sebut Banyak Politisi Ingin Merapat ke PSI Surabaya, Yuga Enggan Sebut Nama

Maka dari itu, PDIP Surabaya mendorong kader lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menjalankan fungsi edukasi politik.

"Kita tidak perlu bicara kontestasi pemilu yang masih jauh. Tapi bagaimana kita bisa berdekatan dengan masyarakat, kita ada fungsi guna sebagai partai politik yang harusnya memberikan suatu edukasi, fungsi demokrasi, dan lain sebagainya," beber Syaifuddin.

"Maka kita berpikir bagaimana kita bisa diterima oleh masyarakat itu saja," jelas Syaifuddin.

Baca juga: Rebut Kembali Kepercayaan Rakyat, PDIP Surabaya Gelar Konsolidasi Dapil 4

Syaifuddin menjelaskan, selain fokus bekerja untuk kepentingan rakyat, PDIP Surabaya juga menguatkan sinergi antar kader

Para kader lanjut dia, didorong lebih terbuka dan responsif terhadap aspirasi warga.

"Makanya PDIP selain merapatkan diri dan mampu membuka diri pada satu situasi apapun, maka intinya dan endingnya bagaimana kita bisa diterima masyarakat dan kita mengerti atas keinginan masyarakat," urai Syaifuddin Zuhri. (Roy)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru