Ambrolnya Jembatan Sentong, Warga Bondowoso Terpaksa Lewati Jalur Alternatif

Reporter : M Aris Effendi
Warga Bondowoso, menggunakan jalur alternatif di Desa Kembang setelah sisi barat Jembatan Sentong ambrol akibat hujan deras Senin (23/02/2026). Pengamanan dilakukan oleh petugas agar arus tetap aman.

Bondowoso, JatimUPdate.id – Ambrolnya Jembatan Sentong di Nangkaan membuat akses warga terhenti total. Bagian sisi barat jembatan ambruk setelah hujan dengan curah tinggi pada Senin (23/02/2026), sehingga pejalan kaki maupun kendaraan harus menggunakan jalur alternatif yang disediakan. 

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menegaskan keselamatan warga menjadi prioritas. Jembatan yang berusia lebih dari 100 tahun memang sudah rapuh, dan hujan deras memperparah kondisi strukturnya.

Baca juga: Tol Prosiwangi Difungsionalkan Terbatas H-10 Lebaran 2026, Wagub Emil: Dukung Kelancaran Mudik

Meski sebagian warga mengusulkan jembatan darurat dari bambu, pemerintah menilai hal itu berisiko tinggi karena area terdampak pelebaran dan penggalian.

Baca juga: Ambrolnya Jembatan Sentong, Aktivitas Perdagangan dan Sekolah Warga Bondowoso Terganggu

“Kalau hanya untuk pejalan kaki pun tetap tidak memungkinkan. Jadi harus ditutup total demi keselamatan,” tegas Emil.

Pemkab Bondowoso menyiapkan perbaikan jalan alternatif, sementara Pemprov Jatim mendukung lewat program bantuan aspal. Pengamanan sementara dilakukan oleh Satpol PP, TNI, dan Polri, termasuk pembatasan area rawan dan pengaturan arus kendaraan.

Baca juga: Kepala Pesantren Nurul Jadid, Kiai Abdul Hamid Wahid Raih Gelar Doktor Cumlaude

Masyarakat diimbau bersabar selama pembangunan berlangsung sekitar 8 bulan, demi jembatan yang kokoh dan aman. Emil berharap jembatan baru bisa menjadi aset jangka panjang bagi warga Bondowoso. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru