Konflik Timur Tengah Bisa Picu Gejolak Ekonomi, Syaifuddin Minta Anggaran Daerah Lebih Efisien

Reporter : Ibrahim
Syaifuddin Zuhri, dok Jatimupdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id - Legislator PDI Perjuangan Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mengaku siap menindaklanjuti instruksi surat DPP PDIP Nomor 963/IN/DPP/III/2026 terkait konflik Timur Tengah yang berpotensi memicu gejolak ekonomi global.

Ia menuturkan DPP PDIP meminta kader yang menjabat kepala daerah maupun pimpinan DPRD mencermati dampak konflik Timur Tengah yang berpotensi kenaikan harga minyak mentah dunia.

Baca juga: GMNI Ingatkan Dampak Konflik Timur Tengah Dorong RI Perkuat Diplomasi

“Kenaikan harga minyak dunia dapat berdampak luas terhadap perekonomian nasional maupun daerah. Karena itu, kader PDIP di daerah diminta memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran agar lebih efisien dan tepat sasaran,” kata Syaifuddin, Kamis (12/3).

Ia menjelaskan, setiap kenaikan satu Dollar Amerika Serikat pada harga minyak mentah dunia dapat menambah beban subsidi minyak di Indonesia hingga sekitar Rp7 triliun. 

Kondisi tersebut berpotensi memicu kenaikan harga BBM dan meningkatnya biaya distribusi barang, hingga berdampak pada harga pangan.

Maka dari itu, Syaifuddin menekankan pentingnya menjaga stabilitas pasokan serta keterjangkauan harga bahan pokok.

Baca juga: Komisi A Cecar DSDABM Soal Penandaan Rumah di Kalianak: Sudah Ada Mandat dari BBWS?

Pun prioritas anggaran daerah diarahkan kepada kesejahteraan masyarakat.

"Seperti pendidikan, kesehatan, pemenuhan gizi, serta penyediaan hunian layak," jelas Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya 

Selain itu, Syaifuddin juga mendorong penguatan program jaring pengaman sosial bagi kelompok rentan.

Baca juga: Ogah Bicara Pemilu, Syaifuddin: PDIP Surabaya Fokus Kerja untuk Rakyat

Misalnya masyarakat miskin, buruh, petani, nelayan, hingga pelaku UMKM.

“Efisiensi anggaran ini bukan sekadar penghematan, tetapi memastikan anggaran benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat,” urai Syaifuddin Zuhri. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru