Sorot IPAL dan Pengawasan SPPG, DPRD: Banyak Warga Miskin Belum Tersentuh MBG

Reporter : Ibrahim
Imam Syafi'i, dok Jatimupdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Imam Syafi'i mendorong Pemkot pro aktif memonitoring pendirian SPPG, utamanya terkait Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar sesuai standar.

"Pemkot melalui dinas terkait harus proaktif. Memang saya belum tahu SPBG  izinnya dari mana? Pusat atau daerah hanya menyediakan tempat, minimal ukuran sekian meter," kata Imam, Minggu (29/3).

Baca juga: Eri Irawan Yakin Voucher Parkir Suroboyo Sulit Dipalsukan

Imam menegaskan pengawasan tersebut  untuk memastikan aktivitas SPPG  tak merugikan masyarakat sekitar.

Imam  pun menekankan pendirian SPPG ke depannya harus lebih selektif, tak asal mengejar target.

"Jangan sampai kemudian mengejar jumlah SPPG seleksi pendiriannya longgar,  termasuk tempat memasaknya itu jangan   menimbulkan masalah di produk MBG," sergah Imam

Baca juga: Sejumlah Raperda Belum Rampung, Bahtiyar Tegaskan Bukan karena Kunker

Berdasarkan data yang didapat, Imam menyebut masih banyak sekolah di kota Pahlawan belum tersentuh MBG.

Padahal beber dia, lembaga tersebut berada di kawasan yang penduduknya mayoritas miskin.

"Kami cek di berapa keluran kantong-kantong kemiskinan itu,  mayoritas siswinya miskin, tentu makan bergizi gratis itu sangat dibutuhkan oleh mereka," urai Imam Syafi'i. (Roy)

Baca juga: Parkir Non Tunai, Fathoni Singgung Kesiapan Jukir dan Keegoan Dishub 

Sebagai informasi: 1.043  SPPG diberhentikan sementara karena belum memenuhi sejumlah persyaratan dasar operasional. Salah satunya belum terdaftar Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Selain itu, BGN juga menemukan 443 SPPG belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sesuai standar. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru