Muscab VI PKB Sidoarjo Digelar, Usulkan Empat Calon Ketua Baru

Reporter : Imam Hambali
Suasana Muscab PKB Kabupaten Sidoarjo

 

Sidoarjo, JatimUPdate.id – Musyawarah Cabang (Muscab) VI DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo resmi digelar di Fave Hotel, Sabtu (4/4/2026), dengan mengusulkan empat nama calon ketua baru sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi dan arah kepemimpinan partai di tingkat daerah.

Baca juga: Muscab PKB Surabaya, Tegaskan Politik Kehadiran di Tengah Masyarakat

Kempat nama calon yang disepakati, yakni H. Usman M.Kes, H. Rizza Ali Faizzin, H. Abdillah Nasih, serta Ibnu Firdaus dari DPW PKB Jawa Timur. Ketetapan Muscab PKB Sidoarjo dibacakan langsung oleh pimpinan sidang pleno Hasanuddin Wahid bersama Thoriqul Haq.

Hadir dalam acara itu, Sekretaris Jenderal DPP PKB Hasanuddin Wahid yang mewakili Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin).

Selain itu, turut hadir Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur Thoriqul Haq mewakili Ketua DPW PKB Jawa Timur Halim Iskandar.

Hasanuddin Wahid menyampaikan amanat Gus Muhaimin terkait empat syarat utama yang harus dimiliki kader untuk menjadi pemimpin di tubuh PKB.

Pertama adalah politik kehadiran. Ia menegaskan bahwa kader PKB, khususnya anggota legislatif, harus selalu hadir di tengah masyarakat dan responsif terhadap berbagai persoalan.

“Kader PKB yang menjadi anggota dewan harus hadir di setiap keluhan masyarakat, bahkan kalau perlu hadir dalam setiap mimpi masyarakat Sidoarjo,” ujarnya.

Baca juga: Terkendala Lahan, 154 Koperasi Merah Putih di Sidoarjo Belum Bisa Dibangun Sidoarjo, JatimUPdate.id - Pembangunan ratus

Kedua, politik pelayanan. Menurutnya, kemenangan politik hanya dapat diraih melalui pelayanan nyata kepada masyarakat.
Ketiga, politik keteladanan. Ia menekankan bahwa seorang pemimpin wajib menjadi contoh baik bagi masyarakat maupun kader lainnya.

“Kalau ingin menjadi Ketua PKB Sidoarjo, harus memiliki keteladanan. Ini menjadi kunci utama,” tegasnya.

Keempat adalah politik kepemimpinan, yakni memiliki arah dan visi yang jelas agar perjuangan politik memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Banyak pemimpin yang tidak memiliki ilmu kepemimpinan, ini yang harus dihindari,” ungkapnya.

Baca juga: SNPMB 2026: Siswa-siswi MAN Sidoarjo Lulus di TOP Perguruan Tinggi Negeri Nasional 

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur Thoriqul Haq menjelaskan mekanisme Muscab kali ini berbeda dibanding sebelumnya. Proses penentuan kepemimpinan dilakukan melalui pemetaan oleh DPP dan DPW, sekaligus memberi ruang bagi PAC untuk mengusulkan nama calon.

Namun demikian, seluruh tahapan tetap mengedepankan musyawarah mufakat yang dilengkapi dengan uji kelayakan dan kepatutan.

“Ada tes psikologi, tes akademik, dan tes wawancara. Semua itu berada dalam kontrol DPP PKB, Ketua Umum, dan Sekjen,” ujarnya.(ih/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
#2
Minggu, 29 Mar 2026 00:20 WIB
Senin, 30 Mar 2026 03:14 WIB
Jumat, 03 Apr 2026 12:29 WIB
Berita Terbaru