Bojonegoro, JatimUPdate.id, – Ahmad Zaki Febiansyah, guru PJOK di SMPN 1 Kasiman, memilih cara berbeda untuk berangkat mengajar. Ia berlari sejauh 4 kilometer menuju sekolahnya.
Baca juga: Khofifah Dialog dengan Pedagang Pasar Banjarejo Bojonegoro
Aksi tersebut bukan tanpa alasan. Zaki mengaku terinspirasi dari imbauan pemerintah terkait efisiensi energi, yang kemudian ia terapkan dalam bentuk sederhana.
“Karena ada imbauan efisiensi, saya kepikiran malamnya dan langsung mencoba lari ke sekolah pagi harinya,” kata Zaki, Jumat (10/4/2026).
Ia menyebut, keputusan itu diambil secara spontan sebagai upaya kecil yang bisa ia lakukan untuk mendukung penghematan energi.
Meski demikian, Zaki menegaskan bahwa aksinya bukan rutinitas harian.
Baca juga: Menjadi Guru Bagi Diri Sendiri: Jalan Sufi Menemukan Maha Guru
“Ini baru pertama kali saya lakukan,” ujarnya.
Dalam sehari, ia menempuh jarak sekitar 8 kilometer untuk perjalanan pergi dan pulang. Sebagai guru PJOK, aktivitas tersebut bukan hal yang berat, namun tetap menjadi pengalaman berbeda dibandingkan rutinitas biasanya.
Zaki juga menyadari, dari sisi penghematan bahan bakar minyak (BBM), langkah tersebut tidak memberikan dampak signifikan.
Baca juga: Menteri Koperasi Tinjau Kesiapan Koperasi Desa Merah Putih di Bojonegoro
“Hematnya tidak signifikan, karena jaraknya juga tidak terlalu jauh,” katanya.
Meski begitu, ia menilai hal terpenting dari aksinya adalah upaya memulai kebiasaan baik dari diri sendiri.
Langkah sederhana itu pun menarik perhatian publik dan dinilai memiliki nilai edukatif, karena dapat menginspirasi masyarakat untuk hidup lebih sehat sekaligus lebih bijak dalam penggunaan energi. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat