Ajeng: Aplikasi SPMB Jangan Menyulitkan Wali Murid, Sekolah Swasta Harus Dilibatkan

Reporter : Ibrahim
Ajeng Wira Wati, dok Jatimupdate.id

Surabaya, JatimUPdate.id -Anggota Komisi D DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati menyoroti kesiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), utamanya teknis aplikasi hingga peran sekolah swasta.

Menurut Ajeng, aplikasi SPMB harus sederhana dan ramah pengguna, agar tak menyulitkan wali murid saat proses pendaftaran.

Baca juga: Komunitas Gelora Juang Kunjungi Fraksi PDIP Surabaya, Dialog Kedewanan dan Peran Parpol

“Jangan menyulitkan apalagi saat upload data,” tegasnya, kepada Jatimupdate.id, Selasa (14/4).

Ia mencontohkan, banyak orang tua kebingungan saat mengunggah dokumen, dari batas jumlah file hingga teknis pengisian data prestasi.

Selain itu, Ajeng juga menyoroti pelaksanaan TKA (Tes Kemampuan Akademik) yang menjadi hal baru dalam SPMB tahun ini.

Ia juga meminta sekolah swasta aktif membantu siswanya, utamanya yang mengurus dokumen seperti sertifikat TKA.

“Jangan sampai siswa kebingungan saat daftar ke negeri,” katanya.

Ajeng mengingatkan, banyak siswa dari SD swasta yang ingin melanjutkan ke SMP negeri. 

Baca juga: Kembalikan Nama Baik Lurah Forum RTRW Tambak Wedi Layangkan Surat RDP ke DPRD

Maka dari itu, Ketua Fraksi Gerindra tersebut menganggap pendampingan dari sekolah sangat penting.

“Harus dibantu termasuk soal ijazah dan sertifikat TKA,” imbuhnya.

Ia juga menyinggung jalur afirmasi dalam SPMB agar benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

“Jangan dipaksakan kalau kuota penuh,” tegasnya.

Baca juga: Pembuktian Pansus Air Limbah di Tengah Bayang-Bayang Raperda Mangkrak

Di samping itu, Ajeng merespons positif jadwal SPMB yang lebih pasti tahun ini. 

Ia berharap tidak ada lagi perubahan mendadak seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Jadwalnya sudah jelas, Juni dibuka. Harapannya tidak ada lagi perubahan yang bikin bingung wali murid,” urai Ajeng Wira Wati. (Roy)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru