Uji Calon Kepsek Berbasis Kasus Nyata, Disdik Bondowoso Siapkan Solusi Krisis Kepemimpinan Sekolah

Reporter : M Aris Effendi
Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto meninjau pelaksanaan seleksi substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) di SMP Negeri 3 Bondowoso, Senin (14/4/2026).

 

Bondowoso, JatimUPdate.id, – Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso mulai menguji kualitas calon kepala sekolah melalui seleksi substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) berbasis kasus nyata, Senin (14/4/2026).

Baca juga: Kajari Bondowoso dari Lini Intelijen, David Palapa Duarsa Datang dengan Misi Pengamanan Aset dan Proyek Strategis

Langkah ini dilakukan di tengah kebutuhan kepala sekolah di Bondowoso yang masih cukup tinggi.

Seleksi yang digelar di SMP Negeri 3 Bondowoso ini menjadi langkah konkret untuk menyiapkan pemimpin pendidikan yang siap menghadapi tantangan nyata di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, menegaskan bahwa proses ini merupakan bagian penting dari upaya regenerasi kepala sekolah.

“Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam menjaring pemimpin pendidikan yang kompeten dan berintegritas,” ujarnya.

Berdasarkan berita acara seleksi administrasi, jumlah pendaftar BCKS tercatat sebanyak 158 orang. Dari jumlah tersebut, 120 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahap substansi, sementara 38 lainnya tidak lolos.

Baca juga: Dari Grujugan ke Panggung Kabupaten, Siswa SD Plus Al Ishlah Raih Juara 2 Olimpiade IPA di Pekan Pendidikan Berkah 2026

Menurutnya, seleksi substansi dirancang untuk menguji kemampuan peserta dalam mengambil keputusan berbasis persoalan riil di lingkungan sekolah.

“Seleksi ini menguji kemampuan peserta dalam mengambil keputusan berbasis kasus nyata, bukan sekadar penguasaan teori,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, peserta mengerjakan 70 soal berbasis kasus dan kontekstual dalam waktu 120 menit.

Ia menjelaskan, seleksi ini mengukur tiga kompetensi utama kepala sekolah, yakni kepribadian, sosial, dan profesional, termasuk kemampuan manajerial, kewirausahaan, serta supervisi terhadap guru dan tenaga kependidikan.

Baca juga: 179 Jabatan Kepsek Kosong di Bondowoso, PPPK Kini Punya Peluang Jadi Kepala Sekolah

Seleksi ini menjadi bagian dari langkah strategis Dinas Pendidikan dalam menjawab kebutuhan kepala sekolah di Bondowoso.

“Mutu pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan di sekolah. Karena itu, proses seleksi ini harus mampu menjaring calon kepala sekolah terbaik,” pungkasnya.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pengisian kepala sekolah, sehingga kebutuhan kepala sekolah di Bondowoso dapat segera terpenuhi dan layanan pendidikan berjalan lebih optimal. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru