Komisi D Sebut Kuota Bantuan Biaya Pendidikan Sebanyak 18 Ribu Sasar Desil 1-5

Reporter : Ibrahim
Akmarawita Kadir, dok Jatimupdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Akmarawita Kadir mengatakan kuoto bantuan biaya pendidikan atau yang dulu dikenal beasiswa pemuda tangguh sebanyak 23 ribu.

"Kuota 2026 sebanyak 23 ribu," kata Akmarawita, Minggu (19/4).

Baca juga: Relokasi Pedagang Gresikan, DPRD: Bukan Soal Pindah, Tapi Tertib Zona

Kendati begitu, kuota 23 ribu itu dikurangi jumlah penerima manfaat sebelumnya, sebanyak 5 ribu mahasiswa.

Akmarawita memaparkan, akibat pemotongn tersebut kuota bantuan biaya pendidikan menjadi 18 ribu.

"Sistemnya sesuai dengan perwali," tegas Akmarawita.

Baca juga: Ketika Moral Diatur, Logika Ditinggalkan

Sebab kata Akmarawita, prioritas bantuan biaya pendidikan saat ini menyasar desil 1-5, prioritas warga miskin (gamis) dan pramiskin

"Sebelumnya intervensi menyasar siswa berprestasi, warga miskin (gamis) dan pramis," tutur Akmarawita.

Data tersebut lanjut Akmarawita harus singkron dengan data yang dimiliki dinas sosial (Dinsos).  

Baca juga: Waduk Simomulyo Bro Michael Jangan Cuma Mikir Proyek!

Sedangkan untuk desil 6, ia menyebut tidak mendapatkan kuota karena dianggap keluarga prasejahtera.

"Prioritasnya warga miskin dan pramiskin," urai Akmarawita Kadir. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru