Surabaya, JatimUPdate.id – Pimpinan Pusat Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PP PMMBN) menjalin kerja sama dengan Sygma Research and Consulting dalam bidang riset dan kolaborasi kegiatan strategis.
Baca juga: Eco Composter Ubah Beban APBD Bangun budaya Maritim Surabaya Dengan Ekonomi Sirkular Sampah Organik
Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem aktivisme intelektual di kalangan mahasiswa serta memberikan kontribusi nyata terhadap penyelesaian berbagai persoalan kebangsaan.
Ketua Umum PP PMMBN, Derida Achmad Bil Haq, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan dalam pertemuan tersebut.
Ia menilai kolaborasi ini sebagai momentum penting dalam menghidupkan kembali nalar kritis generasi muda.
“Terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan kepada kawan-kawan PMMBN. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk merangkai kembali nalar kritis sekaligus memantapkan agenda gerakan kaula muda,” ujarnya.
Lebih lanjut, Derida menekankan bahwa kerja sama ini tidak hanya berorientasi pada produksi gagasan, tetapi juga pada implementasi solusi konkret di tengah masyarakat.
“Saya memandang bahwa kolaborasi ini penting bagi terbentuknya ekosistem aktivisme intelektual yang diharapkan tidak sekadar melahirkan gagasan energik, tetapi juga berperan menyelesaikan konflik,” tambahnya.
Baca juga: PT Aisyah Cahaya Nusantara Teken LOI dengan Buyer Global
Sementara itu, CEO Sygma Research and Consulting yang juga dosen politik Universitas Negeri Surabaya, Ken Bimo Sultoni, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam menjembatani dunia akademik dengan gerakan mahasiswa.
“Kolaborasi ini bukan hanya soal kerja sama kelembagaan, tetapi tentang bagaimana kita membangun tradisi intelektual yang kuat di kalangan mahasiswa. Sygma berkomitmen menghadirkan riset yang tidak berhenti di meja akademik, tetapi mampu diterjemahkan menjadi gerakan sosial yang berdampak,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi ini akan diarahkan pada penguatan kapasitas analisis mahasiswa dalam membaca dinamika politik dan keamanan nasional.
“Kami melihat PMMBN memiliki potensi besar sebagai motor penggerak moderasi beragama dan bela negara di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, kolaborasi ini akan difokuskan pada produksi pengetahuan berbasis data, penguatan literasi politik, serta advokasi kebijakan yang solutif,” lanjutnya.
Baca juga: Pakar: Jakarta Punya Pengalaman, Surabaya Perlu Ambil Pelajaran Bukan Antipati Urbanisasi
Kolaborasi antara PP PMMBN dan Sygma Research and Consulting dirancang mencakup berbagai program, mulai dari riset kebijakan, forum diskusi publik, hingga penguatan kapasitas kader mahasiswa dalam bidang analisis sosial-politik dan keamanan.
Di akhir pernyataannya, Ketua Umum PP PMMBN berharap sinergi ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak luas bagi bangsa.
“Besar harapan kami, sinergi antara PMMBN dan Sygma ke depan dapat terus diperkuat melalui platform gerakan bersama yang berdampak bagi terwujudnya Indonesia yang berdaulat.” (roy/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat