Surabaya,JatimUPdate.id - Pakar politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Ken Bimo Sultoni mengatakan, Pemkot Surabaya tidak harus meniru Pemprov DKI
Ken Bimo Sultoni
Soal Urbanisasi, Pakar Unesa Sentil Pemkot: Hak Warga Tak Bisa Dibatasi, Pertanyakan Parameter ‘Pekerjaan Jelas’
Surabaya, JatimUPdate.id - Pakar Politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Ken Bimo Sultoni mewanti-wanti Pemkot Surabaya agar berhati-hati melakukan operasi
Rumah Radio Bung Tomo, Pengamat: Memori Sejarah Jangan Dikalahkan Kepentingan Ekonomi
Surabaya, JatimUPdate.id - Pengamat politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Ken Bimo Sultoni buka suara terkait status Rumah Radio Bung Tomo yang
SRC Apresiasi Hasil Rapat Komisi III DPR–Kapolri Terkait Revisi UU Polri
"Penegasan bahwa Polri tetap berada langsung di bawah Presiden merupakan keputusan yang tepat untuk menjaga kesinambungan reformasi sektor keamanan dan stabilit
Pengusaha Kos Tak Dilibatkan Formal, Raperda Hunian Layak Rawan Dipersoalkan
Surabaya, JatimUPdate.id -Pengamat politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Ken Bimo Sultoni menilai langkah Panitia Khusus (Pansus) Raperda Hunian Layak
Pengamat: Pendekatan Jemput Bola Pansus Hunian Layak Sudah Tepat
Surabaya,JatimUPdate id - Pengamat politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Ken Bimo Sultoni memuji langkah Pansus Hunian Layak yang terjun langsung face
Kasus Nenek Elina, Pengamat Ajak Sikapi Secara Bijak, Bukan Memperluas Ketegangan Konflik Sosial
Surabaya,JatimUPdate.id - Pengamat politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Ken Bimo Sultoni meminta warga masyarakat menyikapi kasus dugaan persekusi
Raperda Hunian Layak Dianggap Melenceng, Pengamat Soroti Masuknya Rumah Kos dan Sewa
Surabaya,JatimUPdate.id - Pengamat politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Ken Bimo Sultoni, menganggap penggodokan Raperda Hunian Layak harus mendapatkan
Reformasi Polri: Paradoks Cinta dan Benci Masyarakat terhadap Polri
Kritik publik sering kali begitu keras, mulai dari percakapan di media sosial hingga dalam forum akademik. Masyarakat tampak kecewa dan marah terhadap instit