Ali Mufthi Silaturahmi ke Ponpes Al-Utsmani Bondowoso, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas 2045

Reporter : M Aris Effendi
Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Ali Mufthi, silaturahmi dan berikan kuliah umum di Pondok Pesantren Salafiyah Al-Utsmani, Dusun Beddian, Desa Jambesari, Kec. Jambesari Darus Sholah, Kab. Bondowoso.

 

Bondowoso, JatimUPdate.id, – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, melakukan silaturahmi sekaligus memberikan kuliah umum di Pondok Pesantren Salafiyah Al-Utsmani, Dusun Beddian, Desa Jambesari, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (2/5/2026).

Baca juga: Ali Mufthi Kenang Hidup Santri: Dari Wesel Pos hingga Panggung Politik

Kegiatan yang digelar dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tersebut diikuti ratusan mahasiswa dan santri.

Selain silaturahmi, agenda juga diisi dengan kuliah umum dan diskusi ilmiah bertema peran pesantren dalam menyiapkan generasi emas 2045.

Dalam pemaparannya, Ali Mufthi menegaskan bahwa santri memiliki posisi strategis dalam perjalanan masa depan bangsa.

Pesantren, menurutnya, bukan hanya lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga pusat pembentukan karakter, moral, dan daya tahan generasi muda.

“Adik-adik sekalian adalah orang-orang pilihan yang ditakdirkan belajar di pesantren. Lingkungan yang asri, kebersamaan yang kuat, serta nilai spiritual menjadi kekuatan utama dalam menghadapi persaingan masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, tantangan menuju Indonesia Emas 2045 tidak hanya membutuhkan kecerdasan intelektual, tetapi juga ketangguhan karakter dan akhlak yang kuat, yang banyak dibentuk melalui pendidikan pesantren.

Ali Mufthi juga membagikan pengalaman pribadinya saat menempuh pendidikan di pesantren.

Baca juga: Bupati Hamid Ajak Sinergi Parpol, Golkar Bondowoso Usung “Solusi Rakyat”

Ia mengaku masa-masa di tingkat tsanawiyah hingga aliyah menjadi fase paling berkesan dalam hidupnya.

“Tidak ada kehidupan yang lebih membahagiakan selain saat berada di pondok pesantren. Kebersamaan, kesederhanaan, dan nilai-nilai yang diajarkan menjadi bekal penting dalam kehidupan,” katanya.

Ia bahkan mengenang masa keterbatasan ekonomi saat menjadi santri, termasuk pengalaman menerima kiriman uang dari orang tua melalui layanan wesel pos.

Kondisi tersebut, menurutnya, justru membentuk kemandirian, kedisiplinan, dan ketangguhan.

Lebih lanjut, Ali Mufthi menggambarkan kehidupan pesantren sebagai ruang pendidikan yang sarat nilai kebersamaan, mulai dari makan bersama, belajar bersama, hingga aktivitas harian yang sederhana namun penuh makna.

Baca juga: Golkar Bondowoso Gelar Rakerda 2026, Perkuat Akses Program Pusat dan Siapkan Kader 2029

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Al-Utsmani, Lora Bakir, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua DPD Golkar Jatim tersebut.

“Terima kasih kepada semua yang hadir dari Golkar, semoga membawa manfaat,” ujarnya singkat.

Di tempat terpisah, Ketua DPD Partai Golkar Bondowoso, Ady Kriesna, menyebut bahwa Ali Mufthi konsisten menjadikan pesantren sebagai ruang penting dalam setiap agenda silaturahmi politiknya di daerah.

“Ketua DPD Golkar Jawa Timur senantiasa dalam setiap kunjungannya selalu melakukan silaturahmi dengan pondok pesantren. Sebelumnya ke Pondok Kyai Junaedi, dan kali ini di Salafiyah Al-Utsmani,” pungkasnya. (ries/mmt)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru