Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan mendorong dinas lingkungan hidup (DLH) memperkuat pemilahan pengolahan sampah berbasis sumber.
Sebab pengelohan sampah selama ini lebih fokus di hilir yang ditimbun ke tempat pembuangan akhir (TPA).
Baca juga: Disorot Ketinggalan Pembangunan, Komisi C: Surabaya Sudah Cukup Masif
"Masalah sampah harus diselesaikan berbasis sumber," kata Eri, Kamis (7/5).
Ia memaparkan, timbunan sampah di kota Pahlawan perhari mencapai 1.800 ton.
Sayangnya mayoritas tidak dipilah dan dialoh secara maksimal sehingga beban di TPA semakin berat.
Baca juga: Akses ke Tambak Keputih Diperebutkan, Komisi C Libatkan Dua Pengembang
"Ini juga menimbulkan biaya pengangkutan yang sangat besar," tegas Eri.
Eri menjelaskan dari 1800 ton sampah di Surabaya 60 persennya merupakan sampah organik.
Eri menyebut, sumber sampah itu berasal dari limbah rumah tangga, komunitas, sekolah, hotel, restoran, dan lainnya.
Baca juga: Komisi A Respons Positif Bunda Jelita, Dokumen Bayi Disiapkan Sejak Hamil
Menurutnya, jika sampah organik itu mengendap terlalu lama di TPA, akan menimbulkan gas metana yang mempercepat krisis iklim.
"Jadi ini sama-sama berbahaya," beber Eri Irawan. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman