Surabaya, JatimUPdate.id - Ketua Komisi B DPRD Surabaya M Faridz Afif mendesak DSDABM buka-bukaan terkait data provider kabel fiber optik yang menunggak pembayaran.
"Sudah dua Minggu kami tunggu," kata Afif kepada JatimUPdate.id, Sabtu (16/5).
Afif menyebut data provider kabel fiber optik yang menunggak pembayaran tersebut hingga kini belum disampaikan.
Padahal kata legislator Partai Kebangkitan Bangsa itu, Komisi B sedang gencar melakukan pengawasan untuk pendapatan PAD.
"Sampai sekarang DSDABM belum memberikan data tersebut," tutur Afif.
Baca juga: Baru 39 Persen Pekerja Tercover BPJS, DPRD Surabaya Godok Raperda Sanksi Perusahaan Nakal
Afif menyebut, banyak provider kabel fiber optik masa sewanya sudah habis.
Kendati begitu, provider kabel fiber optik tersebut masih terus beroperasi.
"Mereka habis masa sewanya, tetapi masih berjalan," ungkap Afif.
Baca juga: Banjir Surabaya Perlu Langkah Terintegrasi, Eri Irawan: Drainase Berbasis Beton Tak Cukup
Maka dari itu, dia meminta DSDABM segera menyerahkan data provider "nakal" untuk dimintai klarifikasi.
"Kta tunggu data-datanya agar disampaikan ke Komisi B, agar para provider itu akan kita panggil," beber M Faridz Afif. (Roy)
Editor : Advertorial