Ekonomi Tumbuh Diatas Nasional, Lumajang Terus Perbanyak CFD

Reporter : M Aris Effendi
Pemkab Lumajang membuka ruang Car Free Day lebih besar dan luas guna ruang publik warga beraktivitas ekonomi.

 

Lumajang, Jatimupdate.id – Strategi Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk mendorong sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi (UMK-K) diantaranya dengan menambah lokasi baru Car Free Day (CFD). Interaksi luar ruang ini mengimbangi strategi di ruang digital.

Baca juga: Harga BBM Naik, Mobil Layanan Publik Lumajang Tetap Prioritas

Sebelumnya, Pemkab Lumajang telah mendorong digitalisasi UMKM melalui Aplikasi Lumajang Tumbas Online (Lumajang Tulen) berbasis website.

Melalui APK TULEN itu, bisnis online menjadi pilar utama perluasan pasar produk lokal seperti pisang agung dan olahan industri kecil. 

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan bahwa ruang publik sangat penting dalam mendukung kualitas hidup masyarakat. Sosialisasi warga tak melulu di dunia daring (dalam jaringan atau online).

“Interaksi fisik atau sosialisasi antar-warga di CFD sangat penting untuk kesehatan rohani warga. Selain, CFD juga menjadi tempat berolahraga. Berkumpulnya warga di ruang publik yang tertata dengan baik juga dapat membuka peluang bagi berkembangnya berbagai aktivitas ekonomi masyarakat,” jelas Bupati saat memberikan keterangan terkait rencana pengembangan ruang publik dan penguatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Lumajang, Jumat (22/6/2026).

Bupati yang akrab disapa Bunda Indah itu menyatakan akan terus mendorong pengembangan ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana rekreasi dan interaksi sosial, tetapi juga mendukung tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah pengembangan lokasi baru CFD sebagai ruang bersama yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas secara produktif.

Menurut Bunda Indah, pengalaman penyelenggaraan CFD di kawasan Alun-Alun Lumajang menunjukkan bahwa ruang publik dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat yang menghadirkan berbagai peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya kepada masyarakat.

“Ruang publik yang produktif akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Karena itu, kami ingin menghadirkan destinasi-destinasi baru yang mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menjadi ruang interaksi sosial yang nyaman,” ujarnya.

Baca juga: Dinkes Bondowoso Gencarkan Deteksi Dini Penyakit Lewat Cek Kesehatan Gratis di CFD

Ia menjelaskan bahwa pengembangan lokasi CFD baru diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang-ruang aktivitas yang dapat dimanfaatkan secara positif. Dengan semakin banyak ruang publik yang aktif, masyarakat akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi maupun sosial.

Upaya meningkatkan interaksi fisik warga juga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang dengan menyiapkan penataan kawasan perkotaan melalui pengembangan pedestrian di sepanjang Jalan PB Sudirman. 

“Memberi ruang bagi pejalan kaki merupakan bentuk penghormatan pada para pelaju disetiap ruang publik. Penataan pedestrian dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pejalan kaki sekaligus mendukung terciptanya ruang publik yang lebih ramah bagi masyarakat,” jelas Indah.

Menurutnya, kawasan yang nyaman, tertata, dan mudah diakses akan mendorong masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan ruang publik, sehingga dapat mendukung tumbuhnya berbagai aktivitas yang memberikan manfaat sosial maupun ekonomi.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Kabupaten Lumajang pada tahun 2025 tumbuh diatas pertumbuhan ekonomi nasional. BPS mencatat perekonomian Kabupaten Lumajang tumbuh sebesar 5,35 persen yang berarti diatas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,11 persen. Capaian tersebut menunjukkan adanya perkembangan aktivitas ekonomi di berbagai sektor yang menjadi bagian dari pembangunan daerah.

Baca juga: Pendapatan Daerah Lumajang Melampaui Target 101,13 Persen

Bunda Indah memaparkan pertumbuhan ekonomi tersebut perlu didorong terus dengan upaya memperluas akses masyarakat terhadap ruang-ruang produktif yang dapat dimanfaatkan untuk berusaha, berkreasi, dan membangun jejaring ekonomi di tingkat lokal.

Ia meyakini bila masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan ruang publik maka manfaat positif dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh warga.

“Ringkasnya, melalui pengembangan ruang publik yang lebih inklusif dan ramah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap dapat memperluas peluang ekonomi warga, memperkuat aktivitas sosial masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan Bersama,” pungkas Indah.

Pewarta Rachmat Hidayatullah (ries/mmt)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru