TPP Gondanglegi Fasilitasi Rembuk Stunting Desa Gondanglegi Wetan, Perkuat Komitmen Wujudkan Anak Sehat dan Cerdas

Reporter : Deki Umamun Rois
Suasana rembug stunting.

 

Gondanglegi, Malang, JatimUPdate.id – Tim Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Gondanglegi memfasilitasi pelaksanaan Rembuk Stunting Desa Gondanglegi Wetan sebagai bagian dari upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di tingkat desa.

Baca juga: RDS Desa Karangnongko Perkuat Sinergi Kader untuk Cegah Masalah Kesehatan Ibu dan Anak

Kegiatan yang mengusung tema "Bersama Cegah dan Tangani Stunting Menuju Anak Sehat dan Cerdas" ini menjadi forum strategis untuk menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun langkah nyata penanganan stunting secara terpadu.

Kegiatan berlangsung dengan dihadiri 39 peserta, terdiri dari 21 peserta laki-laki dan 18 peserta perempuan.

Peserta berasal dari unsur Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, tenaga kesehatan, kader Posyandu, TP PKK, Kader Pembangunan Manusia (KPM), pendamping desa, serta unsur masyarakat yang memiliki peran dalam mendukung konvergensi percepatan penurunan stunting.

Pemerintah Desa Gondanglegi Wetan pada kegiatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Desa, Sauhan, yang menyampaikan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program pencegahan stunting.

Menurutnya, penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, kader, dan keluarga agar setiap program yang direncanakan dapat berjalan secara optimal.

Baca juga: Khofifah Gelar Pasar Murah di Singosari Malang, Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Dari unsur Pemerintah Kecamatan Gondanglegi, kegiatan dihadiri oleh Debby selaku Kepala Seksi Pemerintahan, yang menegaskan bahwa Rembuk Stunting merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan desa.

Melalui forum ini diharapkan seluruh usulan program yang berkaitan dengan percepatan penurunan stunting dapat menjadi prioritas dan diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan desa sehingga pelaksanaannya dapat didukung melalui penganggaran yang tepat.

Sementara itu, dari unsur Tim Pendamping Profesional (TPP), kegiatan diwakili oleh Budi selaku Person in Charge (PIC) Stunting.

Baca juga: Rembuk Stunting Desa Girimulyo Perkuat Komitmen Wujudkan Zero Stunting

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya konvergensi program antar sektor, mulai dari pemenuhan gizi ibu hamil dan balita, peningkatan kualitas layanan Posyandu, penyediaan sanitasi layak, akses air bersih, hingga edukasi pola asuh kepada keluarga sebagai langkah nyata dalam mencegah stunting sejak dini.

Selama pelaksanaan rembuk, peserta secara aktif berdiskusi mengenai kondisi stunting di Desa Gondanglegi Wetan berdasarkan hasil pendataan terbaru. Berbagai masukan dan rekomendasi disampaikan untuk memperkuat pelaksanaan intervensi spesifik maupun intervensi sensitif, sekaligus mengevaluasi program yang telah berjalan agar pelaksanaan pada tahun berikutnya menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.

Melalui forum ini juga disepakati sejumlah rencana tindak lanjut yang akan diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan desa, sehingga pelaksanaan program percepatan penurunan stunting dapat dilakukan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, kader, pendamping desa, serta masyarakat diharapkan mampu mempercepat penurunan angka stunting dan mewujudkan generasi Desa Gondanglegi Wetan yang sehat, cerdas, berkualitas, serta siap menjadi sumber daya manusia unggul di masa depan. (TPP Gondanglegi/dek/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru