Jalin Kolaborasi Strategis BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU  

Reporter : Ibrahim
Kerjasama LAZIZNU Jatim dan BSI, dok istimewa

Surabaya,JatimUPdate.id -Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah (LAZISNU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menjalin kolaborasi strategis melalui Program Koin NU untuk memperkuat gerakan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.

Ketua LAZISNU Jawa Timur, Afif Amrullah, mengatakan Koin NU telah menjadi gerakan gotong royong masyarakat yang memberikan manfaat bagi umat. 

Baca juga: Respons Demo Rusuh PCNU Surabaya Serukan Penyampaian Aspirasi Damai dan Bermartabat

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital merupakan langkah strategis untuk menjawab perkembangan zaman sekaligus memperluas jangkauan gerakan filantropi NU.

"Kehadiran QRIS BSI akan semakin memudahkan masyarakat untuk berinfak dan bersedekah tanpa dibatasi oleh cara pembayaran konvensional. Ini merupakan ikhtiar bersama untuk memperkuat budaya berbagi sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat," ungkapnya, Sabtu (4/7).

Afif menambahkan, kolaborasi antara LAZISNU Jawa Timur dan BSI diharapkan menjadi model pengembangan filantropi digital yang mampu menjangkau lebih banyak kalangan, khususnya generasi muda yang telah terbiasa bertransaksi secara digital.

"Semoga sinergi ini menjadi pintu lahirnya lebih banyak program kemaslahatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Semakin mudah masyarakat berdonasi, semakin besar pula manfaat yang dapat kita hadirkan bagi mereka yang membutuhkan," pungkasnya.

Wahsi Prasodjo, Islamic Ecosystem Business Solutions Manager RO XII Surabaya Bali Nusra, menegaskan sinergi dalam pengembangan Program Koin NU ini melalui pemanfaatan layanan digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang disediakan BSI. 

Baca juga: NU, Ploso, dan Mandat Kiai Sepuh

"Kerja sama ini untuk memperluas akses masyarakat dalam menyalurkan donasi secara mudah, aman, transparan, dan akuntabel," tuturnya.

Ia menjelaskan sebagai tahap awal, BSI menghadirkan sebanyak 1.500 titik Koin NU yang dilengkapi QRIS BSI di tiga wilayah, yakni Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang. 

Ia menambahkan melalui fasilitas tersebut, masyarakat dapat menyalurkan infak dan sedekah secara nontunai dengan proses yang lebih praktis dan transparan.

"Kehadiran QRIS BSI memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berdonasi secara cepat, transparan, dan terpercaya," tegasnya.

Baca juga: Prabowo Tegaskan Harga BBM Subsidi Tak Naik Karena Itu Keputusan Presiden

Ia menyampaikan kerja sama ini merupakan wujud komitmen BSI dalam mendukung penguatan ekosistem filantropi syariah berbasis digital. 

Maka dari itu, ia berharap inovasi ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

"Mari bersama wujudkan kepedulian melalui setiap donasi. Karena setiap kebaikan yang kita berikan, akan menjadi manfaat bagi sesama," ajaknya. (*)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru