Sidoarjo, JatimUPdate.id - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai melakukan pembenahan menyeluruh di tubuh Perumda Delta Tirta.
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Perkuat Stabilitas Daerah, Bupati Subandi Ajak Semua Elemen Sukseskan Program MBG
Setelah merombak jajaran direksi, langkah berikutnya adalah mengevaluasi sumber daya manusia melalui asesmen ulang terhadap pegawai yang belum berstatus tetap.
Langkah tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo, Subandi, saat memimpin Apel Akbar Hari Ulang Tahun ke-48 Perumda Delta Tirta, Senin (6/7/2026).
Menurutnya, evaluasi diperlukan untuk memastikan seluruh pegawai yang bekerja benar-benar memiliki kompetensi dan direkrut sesuai prosedur.
Subandi mengungkapkan, berdasarkan data yang diterimanya, Perumda Delta Tirta saat ini memiliki sekitar 600 pegawai dengan kelebihan sekitar 45 orang dibanding kebutuhan ideal.
"Hari ini kelebihan 45 orang. Yang belum pegawai tetap akan diasesmen ulang. Yang hasil titip-titip hati-hati," tegas Subandi.
Ia mengaku menerima informasi adanya proses penerimaan pegawai yang tidak sesuai kebutuhan.
Dalam beberapa kasus, jumlah pegawai yang diterima disebut melebihi kuota lowongan yang tersedia.
"Ada lowongan 10 orang, tetapi yang masuk 20 orang. Praktik seperti itu tidak boleh terjadi lagi," ujarnya.
Menurut Subandi, asesmen ulang akan menjadi dasar dalam menentukan pegawai yang layak diangkat sebagai pegawai tetap.
Mereka yang memiliki kompetensi dan memenuhi standar kinerja akan diprioritaskan untuk melanjutkan karier di perusahaan daerah tersebut.
Selain pembenahan SDM, Subandi juga meminta seluruh jajaran Perumda Delta Tirta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, kekompakan, serta kecepatan merespons setiap keluhan pelanggan.
"Masyarakat yang membutuhkan pelayanan jangan sampai digantung. Masukan dari media sosial maupun wartawan harus segera ditindaklanjuti dan dicarikan solusinya," katanya.
Ia berharap budaya kerja yang mengedepankan empati, kejujuran, dan integritas dapat menjadi identitas baru Perumda Delta Tirta.
"Kita ingin Delta Tirta punya empati yang tinggi, jujur dan bersih. Kalau itu terlaksana, tentu akan ada insentif yang tinggi," ucapnya yang langsung disambut seruan "Amin" dari ratusan peserta apel.
Dalam kesempatan itu, Subandi juga menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo untuk memperkuat pengawasan terhadap pendapatan daerah.
Baca juga: Carut Marut SPMB 2026, Dikbud Sidoarjo Jelaskan Dugaan Kelebihan Kuota hingga Kendala Jalur Domisili
Ia telah menugaskan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidoarjo, M. Bahrul Amig, bersama Kepala Bagian Perekonomian, M. Nur, memantau kinerja organisasi perangkat daerah dalam meningkatkan pendapatan.
Menurutnya, pengawasan dilakukan melalui dashboard keuangan daerah yang memungkinkan pemerintah memonitor perkembangan pendapatan secara real time.
Sistem serupa juga diterapkan di Perumda Delta Tirta untuk memantau pembayaran pelanggan dan meminimalkan potensi kebocoran pendapatan.
"Dengan dashboard keuangan, setiap saat bisa diketahui berapa pelanggan yang sudah membayar dan yang belum. Sistem ini diharapkan mampu menekan kebocoran sehingga pendapatan asli daerah bisa terus meningkat," katanya.
Apel Akbar HUT ke-48 Perumda Delta Tirta ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Bupati Subandi. Potongan tumpeng diberikan kepada anggota Dewan Pengawas Perumda Delta Tirta serta sejumlah karyawan yang akan memasuki masa purnatugas.
Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah bersama Fenny Apridawati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan M. Bahrul Amig, serta Kepala Bagian Perekonomian M. Nur. (ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat