Surabaya,JatimUPdate.id Legislator PDI Perjuangan Surabaya, Anas Karno bersama Camat Genteng Jeffry memantau penerapan parkir non-tunai dan ketertiban parkir di kawasan pusat keramaian, di Kecamatan Genteng, Kamis (9/7) malam.
Anas menegaskan pantauan langsung aparatur negara untuk memastikan kebijakan benar-benar dipahami masyarakat.
Baca juga: Dapat Aduan Minimnya Pasokan Air Bersih, Anas dan Tim PDAM Terjun ke Gebang Lor
"Saya mengapresiasi Pak Camat, lurah, dan seluruh jajaran yang turun langsung ke lapangan. Dengan melihat kondisi secara langsung, pemerintah bisa mengetahui persoalan yang terjadi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat secara humanis," kata Anas, saat dikonfirmasi, Jum'at (10/7).
Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya itu menjelaskan masih terdapat kendaraan yang memanfaatkan area trotoar maupun ruang yang tidak semestinya digunakan sebagai lokasi parkir.
Maka dari itu Anas meminta pengawasan terhadap juru parkir terus diperkuat, dan , penerapan sistem non-tunai harus diikuti kedisiplinan petugas parkir.
Baca juga: Rojil Ungkap Pengaruh Gagasan Bung Karno: Dari PBB hingga Dibaca Ayatollah Khomeini
"Kalau ada juru parkir yang tidak menjalankan ketentuan atau melakukan pelanggaran, tentu harus ada tindakan tegas sesuai aturan. Kalau terus melanggar jukir bisa diganti. Tujuannya untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan baik dan tertib," ujarnya.
Camat Jeffry menjelaskan kegiatan tersebut untuk mempercepat adaptasi masyarakat terhadap sistem parkir non-tunai.
Ia menekankan masyarakat yang belum memiliki fasilitas pembayaran digital, tersedia voucher parkir yang dapat dibeli melalui juru parkir maupun di kantor kecamatan dan kelurahan.
Baca juga: Ketua DPRD Surabaya Ajak Pemimpin Rumuskan Kebijakan Berbasis Kebutuhan Rakyat
Menurut Jeffry, sistem voucher memberikan jaminan transparansi karena pembayaran dipastikan masuk ke kas Dinas Perhubungan saat voucher dibeli.
"Ini bagian dari ikhtiar kita mengubah kebiasaan masyarakat dari pembayaran tunai ke non-tunai. Masih ada warga yang belum mengetahui, sehingga kami bersama kelurahan, Dishub, dan seluruh unsur terkait terus melakukan sosialisasi langsung di lapangan," ujar Jeffry. (Roy/mmt)
Editor : Miftahul Rachman