Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Agus Mashuri meyakini wisata kawasan Pakal, Surabaya Barat, berpotensi dapat dikembangkan lebih besar.
Sayangnya, sebut Legislator Partai Persatuan Pembangunan,(PPP) itu, buruknya akses jalan menghambat ketertarikan wisatawan maupun komunitas untuk berkunjung.
Baca juga: Ais Shafiyah Dorong MPLS Surabaya Fokus Karakter dan Literasi Digital
"Padahal kawasan Hutan Kota Pakal 1 dan Hutan Kota Pakal 2 telah dikembangkan pemerintah melalui dinas terkait," kata Agus Mashuri, kepada wartawan, baru-baru ini.
Bahkan, tambah dia, berbagai kegiatan dan event komunitas beberapa kali digelar termasuk arena offroad dan kegiatan komunitas mobil remote control.
"Di sana sudah ada wisata offroad. Bahkan event komunitas juga sudah sering digelar. Potensinya sebenarnya sangat bagus untuk dikembangkan agar semakin ramai dikunjungi masyarakat," ujarnya.
Agus Mashuri menambahkan pembenahan akses jalan tidak membutuhkan pembangunan skala besar.
Pasalnya kata dia, cuma perlu menuntaskan jalan masuk sepanjang 200 hingga 300 meter agar kendaraan dapat menuju kawasan Hutan Kota Pakal 2.
"Masalahnya hanya akses masuknya saja yang kurang memadai. Kalau akses jalannya dibenahi dan ditata dengan baik, saya yakin pariwisata di Pakal bisa berkembang dan mampu menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya," tuturnya.
Maka dari itu, ia menekankan akses segera diselesaikan menuju lokasi wisata. Sebab pengunjung cuma memiliki satu jalur melalui kawasan Gelora Bung Tomo (GBT).
Selain itu, area parkir juga belum tersedia secara layak sehingga kendaraan pengunjung dititipkan di lahan yang dikelola warga.
"Kalau akses dari arah timur itu diselesaikan, tinggal sekitar 200 sampai 300 meter sudah tembus ke Hutan Kota 2. Ini yang menurut saya perlu menjadi perhatian pemerintah," ucapnya. (*)
Editor : Miftahul Rachman