Surabaya,JatimUPdate.id - Deretan foto jurnalistik mengelilingi panggung utama Gedung DPRD Kota Surabaya pada Senin, 10 Agustus 2026. Puluhan karya itu dipamerkan dalam pembukaan Lomba Fotografi Jurnalis Dewan Surabaya (Judes) Indonesia.
Foto-foto tersebut tak hanya merekam aktivitas anggota dewan. Sejumlah karya menghadirkan kritik terhadap kinerja lembaga legislatif, termasuk sudut-sudut gedung yang jarang mendapat perhatian.
Baca juga: DPRD Gugatan Rp25 Miliar Bukan Bentuk Perlawanan Warga terhadap Eri-Armuji
Lomba fotografi itu dibuka Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni. Menurut politikus Partai Golkar tersebut, kritik melalui foto merupakan salah satu bentuk otokritik terhadap lembaga legislatif.
"Teman-teman jurnalis dengan nalar kritisnya membuat salah satunya kegiatan lomba parade foto. Tentu foto yang ditampilkan adalah foto-foto yang berisi otokritik terhadap kinerja DPRD Surabaya," kata Fathoni.
Ia mengatakan kritik dari wartawan diperlukan untuk menjaga DPRD tetap berada pada jalur pelayanan publik. Bagi dia, wartawan yang mengingatkan pemerintah maupun legislatif justru merupakan mitra yang dibutuhkan.
"Teman yang sesungguhnya itu adalah teman yang mengingatkan. Karena hakikat manusia itu saling mengingatkan. Teman-teman jurnalis yang merupakan bagian integral dari keluarga besar DPRD Surabaya mengingatkannya dengan cara lain, dengan landasan kasih sayang," ujarnya.
Baca juga: Anggota DPRD Makassar Sebut Pokja Wartawan DPRD Surabaya Layak Jadi Teladan
Fathoni mengaku salah satu foto yang dipamerkan bahkan menjadi bahan evaluasi bagi dirinya. Foto itu menyoroti ruang kerja pimpinan DPRD Surabaya.
"Itu otokritik buat saya. Mungkin ke depan saya akan lebih baik lagi, sehingga ketika teman-teman membutuhkan konfirmasi atas satu peristiwa di lapangan untuk kepentingan pemberitaan, saya bisa selalu ada," katanya.
Ia meminta dewan juri mempertimbangkan unsur kritik sosial dalam menentukan pemenang. Menurutnya, foto yang hanya merekam kegiatan rutin DPRD belum tentu memiliki kekuatan kritik.
Baca juga: Pansus Raperda Banjir Surabaya Dorong Normalisasi Saluran Dilakukan Setiap Tiga Tahun
Ketua Pokja Judes Indonesia, Inyong Maulana, mengatakan lomba fotografi tersebut merupakan kegiatan kedua yang digelar dalam rangka memperingati kemerdekaan Indonesia.
"Tahun kemarin kita sudah mengenal ini, dan tahun ini juga kita lanjutkan. Insya Allah ke depan akan lebih bagus dan lebih berkualitas foto-fotonya," ujar Inyong. (*)
Editor : Miftahul Rachman