ALFI/ILFA Jatim Gelar Diklat Ahli Kepabeanan

Reporter : Deki Umamun Rois
Ketua ALFI Jatim, Sebastian Wibisono tengah menyampaikan materi diklat kepabeanan.

 

Surabaya, JatimUPdate.id - DPW ALFI/ILFA Jawa Timur menyelenggarakan Diklat Ahli Kepabeanan Angkatan ke-33 guna mencetak tenaga profesional ekspor-impor dan PPJK bersertifikasi resmi.

Baca juga: Perkuat Pasar Australia, INKA Kembali Ekspor Dua Locomotive Platform Senilai Rp145 Miliar

Di tengah pesatnya dinamika perdagangan global, peran sumber daya manusia yang kompeten di sektor logistik menjadi semakin krusial. Menjawab kebutuhan tersebut, Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (DPW ALFI/ILFA) Provinsi Jawa Timur kembali menyelenggarakan Diklat Ahli Kepabeanan Angkatan ke-33. 

Program strategis ini diikuti oleh 25 peserta terdaftar yang bersiap meningkatkan keahlian spesifik mereka demi mendukung kelancaran arus ekspor dan impor nasional

Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan (diklat) ini merupakan agenda berkala yang diinisiasi oleh ALFI/ILFA Jawa Timur sebagai bentuk komitmen terhadap kemajuan industri logistik.

Tujuannya sangat jelas, mempersiapkan tenaga profesional yang cakap, memiliki legalitas, dan berstandar tinggi di bidang kepabeanan.

“Sektor perdagangan internasional membutuhkan individu yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga regulasi yang berlaku. Melalui diklat ini, para peserta diproyeksikan untuk mengisi posisi strategis, termasuk mengelola operasional Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK) yang membutuhkan sertifikasi resmi dari otoritas terkait,” ucap Ketua ALFI Jawa Timur,  Sebastian Wibisono, Rabu (19/08/2026).

Untuk memastikan lulusan siap menghadapi realitas lapangan, penyelenggara telah merancang kurikulum kepabeanan yang komprehensif.

Materi pelatihan disusun secara sistematis, menjembatani aturan hukum negara dengan praktik teknis harian di pelabuhan maupun kawasan berikat.

Baca juga: Pelindo, BNN dan BPBD Kota Surabaya Ajak Anak Kenal Pelabuhan, Hidup Sehat dan Siaga Bencana Lewat Portground Vol. 1

“Selama menjalani masa pelatihan, ke-25 peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai fondasi hukum melalui Undang-Undang Kepabeanan. Mereka juga dilatih secara presisi dalam teknis klasifikasi barang atau yang dikenal luas dengan sistem Harmonized System (HS Code).” tambah Wibi, panggilan akrab Sebastian Wibisono.

Menurutnya, silabus pelatihan mencakup detail tatalaksana impor dan ekspor, pemahaman mengenai ragam fasilitas kepabeanan, hingga manajemen Tempat Penimbunan Berikat (TPB). 

“Selain itu, untuk menjawab tuntutan era digitalisasi, peserta turut dibekali kemampuan menghitung Nilai Pabean dan Cukai, serta pengoperasian Sistem Aplikasi Manifest dan Pertukaran Data Elektronik (PDE) Kepabeanan yang kini menjadi tulang punggung administrasi logistik modern," pungkas Wibi.

Dalam dunia kepabeanan, keahlian teknis harus berjalan beriringan dengan moralitas. Diklat ini tidak sekadar mentransfer ilmu, tetapi juga membawa misi pembentukan karakter.

Pihak penyelenggara menaruh harapan besar agar ilmu yang diperoleh para peserta kelak dapat diaplikasikan secara nyata dan bertanggung jawab di dunia kerja.

Baca juga: Jajaki Kolaborasi Konkret, ITICM dan Pakar Logistik Siap Kawal Lulusan 'Bondo Experience'

Selain menjadi ajang untuk memperluas jaringan antar-pelaku logistik, program ini dirancang untuk melahirkan ahli kepabeanan muda yang andal dan berintegritas. Kejujuran menjadi nilai inti yang ditekankan, mengingat sektor ini sangat rentan terhadap berbagai celah pelanggaran.

Lulusan diklat ini dipersiapkan menjadi garda terdepan yang tangguh dalam menghadapi kompleksitas dan tantangan industri di masa depan

Keberhasilan arus logistik suatu negara sangat bergantung pada kualitas individu yang berada di balik layar tata laksana kepabeanan.

Dengan terselenggaranya Diklat Ahli Kepabeanan oleh ALFI/ILFA Jawa Timur, diharapkan lahir generasi baru profesional yang mampu mengamankan sekaligus mempercepat laju perdagangan internasional Indonesia. (dek/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru