UNESA Dampingi PKK Desa Ngogri Jombang Tingkatkan Daya Saing Abon Lele dengan Teknologi Spinner

Reporter : Rio Rolis
Tim dosen Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mendampingi PKK Desa Ngogri, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk abon ikan lele.

Jombang, JatimUPdate.id — Tim dosen Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mendampingi PKK Desa Ngogri, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk abon ikan lele melalui penerapan teknologi sederhana dan inovasi kemasan.

Program bertajuk “Penguatan Daya Saing Produk Lokal Abon Ikan Lele melalui Teknologi Sederhana dan Inovasi Kemasan sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi PKK Desa Ngogri” tersebut merupakan bagian dari Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat, Ruang Lingkup Pengabdian Masyarakat Pemula (PMP) Tahun Pendanaan 2026.

Baca juga: Ulama yang Mendunia, KH. DR. Marsudi Syuhud: Dari NU untuk Umat, Bersama Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045 

Tim dipimpin Aulia Bayu Yushila, S.TP., M.T., bersama Prof. Dr. Luthfiyah Nurlaela, M.Pd., Muhammad Rizky Ramadhan, BBus., MITHM., Khilya Zahiro, dan Pawesti.

Salah satu inovasi yang diterapkan adalah mesin spinner peniris minyak untuk mengurangi kandungan minyak berlebih setelah proses penggorengan.

Teknologi ini diharapkan membuat abon lebih kering, meningkatkan kestabilan mutu, serta mengurangi risiko ketengikan.

Ketua tim, Aulia Bayu Yushila, mengatakan teknologi yang diterapkan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat.

Baca juga: Tingkatkan Keterampilan Santri, Mahasiswa KKN Gelar Pelatihan Literasi Digital dan AI di PP Al Hamidy II Pamoroh

“Kami tidak sekadar memberikan peralatan, tetapi memastikan anggota PKK mampu mengoperasikan dan memanfaatkannya dalam proses produksi. Harapannya, teknologi ini bisa terus digunakan secara mandiri setelah program selesai,” ujar Aulia.

Selain teknologi produksi, pendampingan juga mencakup pelatihan, praktik, pengemasan, evaluasi, dan perencanaan keberlanjutan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas PKK sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.

Program ini juga mendukung SDG 1, SDG 8, dan SDG 12 melalui penguatan ekonomi keluarga, pengembangan usaha produktif, serta perbaikan proses produksi dan pengemasan.

Baca juga: Wujudkan Bantuan Sosial Tepat Sasaran, Mahasiswa KKN Verifikasi Data Desil 2 di Desa SumberKejayan

"Kegiatan ini mendapat dukungan dan didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan
Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek)," kata Aulia.

Melalui pendampingan tersebut, UNESA mendorong abon lele Desa Ngogri tidak hanya menjadi produk rumah tangga, tetapi berkembang menjadi produk pangan lokal yang memiliki kualitas dan daya saing lebih baik. (rio/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru