Sidoarjo, JatimUPdate.id - SMP Al Muslim Sidoarjo berkolaborasi dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM Unair) dan Management and Science University (MSU) Malaysia dalam kegiatan pengabdian masyarakat bertema edukasi gizi seimbang.
Baca juga: Haedar Nashir Resmikan Kantor Cabang Pertama PT MPN di Sidoarjo, Tekankan Profesionalisme
Program yang menyasar siswa kelas VII ini mengajak peserta didik memahami pentingnya pola makan sehat melalui panduan “Isi Piringku” dengan metode pembelajaran interaktif dan permainan edukatif.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak dini, terutama pada masa awal pertumbuhan remaja.
Kepala SMP Al Muslim Sidoarjo, Ika Sriyaningsih, menyambut positif kolaborasi antara sekolah, perguruan tinggi di Indonesia, dan universitas dari Malaysia tersebut.
Menurutnya, kehadiran dosen dan mahasiswa dari kedua perguruan tinggi memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa.
Edukasi yang dikemas secara menarik diharapkan mampu mendorong peserta didik menerapkan pola makan yang lebih sehat dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami sangat menyambut baik kolaborasi lintas negara dan perguruan tinggi ini. Kehadiran para dosen dan mahasiswa internasional membawa energi baru bagi anak-anak kelas VII. Edukasi nutrisi yang dikemas secara seru ini diharapkan mampu mengubah pola makan siswa menjadi lebih bergizi dan seimbang sesuai panduan Isi Piringku,” ujar Ika Sriyaningsih, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan dilanjutkan dengan pengantar dari perwakilan dosen FKM Unair, Rizna Notarianti, S.Gz., M.K.M., Dietisien. Ia mendampingi mahasiswa yang terlibat sekaligus memberikan pemahaman awal mengenai pentingnya edukasi gizi bagi remaja.
Rizna menjelaskan, masa remaja awal merupakan periode penting dalam pertumbuhan dan perkembangan. Pada fase ini, kebiasaan makan yang tepat diperlukan untuk mendukung kebutuhan nutrisi tubuh.
Namun, kebiasaan melewatkan sarapan dan mengonsumsi makanan ringan dengan kandungan gizi rendah masih menjadi perhatian dalam edukasi kesehatan remaja.
Baca juga: PWI Sidoarjo Gagas Kolaborasi untuk Mengangkat Destinasi Wisata Kota Delta
“Usia remaja, khususnya di jenjang awal SMP, adalah periode kritis pertumbuhan. Banyak remaja yang kerap melewatkan sarapan atau mengonsumsi makanan ringan rendah gizi. Melalui program pengabdian ini, kami mengantarkan para mahasiswa FKM Unair dan MSU Malaysia untuk memfasilitasi langsung pemahaman gizi berprinsip Isi Piringku kepada para siswa secara menyenangkan,” jelas Rizna.
Memasuki sesi utama, mahasiswa FKM Unair berkolaborasi dengan mahasiswa MSU Malaysia untuk menyampaikan materi sekaligus memandu diskusi kelompok bersama siswa kelas VII.
Mira, perwakilan mahasiswa MSU Malaysia, bersama mahasiswa FKM Unair menjelaskan konsep “Isi Piringku” melalui dialog interaktif dan media visual yang menarik.
Dalam panduan tersebut, peserta didik diperkenalkan pada prinsip pembagian porsi makanan, yakni setengah piring diisi sayur dan buah, sedangkan setengah lainnya terdiri atas makanan pokok dan lauk-pauk.
Melalui pendekatan ini, siswa diajak mengenali beragam kelompok pangan serta memahami pentingnya mengombinasikan makanan secara seimbang dalam menu sehari-hari.
Kolaborasi lintas negara tersebut juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk bertukar pandangan mengenai kebiasaan makan dan budaya hidup sehat di Indonesia maupun Malaysia.
Baca juga: PMI Gelar Edukasi Kesehatan Pencernaan Bersama Yayasan Amway Peduli di Unair
Mira mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan edukasi tersebut. Ia menilai antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam mengajukan pertanyaan dan menyampaikan pendapat selama diskusi berlangsung.
“Saya sangat senang bisa berkolaborasi langsung dengan teman-teman FKM Unair untuk membawakan materi dan memimpin diskusi di kelas. Adik-adik kelas VII di SMP Al Muslim sangat aktif bertanya dan berani menyampaikan pendapat mereka tentang porsi makanan harian mereka,” ungkap Mira.
Untuk memperkuat pemahaman siswa, rangkaian kegiatan ditutup dengan permainan edukatif yang dirancang bersama oleh mahasiswa FKM Unair dan MSU Malaysia.
Dalam permainan tersebut, siswa ditantang menyusun simulasi menu harian yang ideal dengan mengelompokkan berbagai jenis makanan berdasarkan kandungan karbohidrat, protein, dan serat secara cepat dan tepat.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, SMP Al Muslim Sidoarjo bersama FKM Unair dan MSU Malaysia berharap edukasi gizi seimbang dapat menjadi bekal bagi siswa dalam membangun kebiasaan hidup sehat.(ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat