Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Buchori mengatakan serapan anggaran proyek pembangunan infrastruktur di kota Pahlawan belum maksimal.
Buchori menyebut kurang maksimalnya serapan anggaran karena dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya Pemkot tidak punya duit.
Baca juga: Duit Anggaran Naik, Kok Layanan Publik Jalan di Tempat?
"Banyak yang tak terserap sesuai penganggaran, tapi kenyataannya alasannya bukan karena kenapa, (Pemkot) enggak ada duitnya, mau diapain," tutur Buchori, Senin (2/11).
Buchori memaparkan, kurang maksimalnya serapan anggaran tersebut bikin prihatin semua pihak.
Maka dari itu, Buchori mendorong Pemkot tidak harus memaksakan jika memang anggarannya belum cukup.
Baca juga: Azhar Kahfi Apresiasi Gerakan Indonesia ASRI, Sebut Sejalan dengan Program Kampung Pancasila
"Masak harus dipaksakan," tukas Buchori.
Buchori menjelaskan selain faktor duit, kurang maksimalnya serapan anggaran tersebut juga terdampak transfer dana pusat yang turun.
Baca juga: Capaian Transportasi Publik Sangat Lambat, Komisi C Sesalkan Kenaikan Anggaran Dishub
Selain itu kata Buchori juga terkendala dengan aturan efisiensi anggaran.
"Ada juga yang transfer dari pusat dulu kan biasanya sekian sekarang turun, terus efisiensi juga," demikian Buchori Imron. (Roy/Yh).
Editor : Yuris. T. Hidayat