Surabaya,JatimUPdate.id - Gerakan Masyarakat Pembela Aspirasi Rakyat (Gampar) Jatim akan menggelar mimbar bebas pada November 2026 di Monumen Patung Jenderal Sudirman, Surabaya.
Mimbar bebas tersebut mengusung semangat perlawanan terhadap ketidakadilan, solidaritas, kebebasan, dan persatuan pro-demokrasi.
Baca juga: Gempar Jatim Demo di Citraland, Soroti Pengelolaan Air Perumahan
Dalam seruan aksinya, Gampar Jatim mengangkat sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat miskin perkotaan.
Di antaranya, retribusi sampah dan kebersihan yang dibebankan dalam tagihan air PDAM tanpa data klasifikasi rumah yang dinilai akurat.
Baca juga: Gempar Jatim Keluarkan Maklumat, Ditujukan ke Wali Kota hingga DPRD Surabaya
Gampar Jatim juga menyoroti kondisi pedagang kaki lima (PKL), pasar tradisional, serta pemilah sampah yang dianggap semakin tertekan.
Selain itu, kelompok tersebut mengkritik kebijakan yang dinilai menggerus kesejahteraan masyarakat miskin kota dengan berlindung di balik peraturan yang disebut berpihak pada oligarki.
Baca juga: Gempar Jatim Pertanyakan Respons Pemkot Surabaya soal Privatisasi Air
Melalui mimbar bebas tersebut, Gampar Jatim menyerukan perlawanan terhadap ketidakadilan sekaligus mengajak masyarakat menjaga solidaritas dan demokrasi.
“Dari daerah untuk Indonesia, jangan pernah lelah mencintai Bumi Pahlawan Kota Surabaya,” demikian seruan Gampar Jatim. (Roy/mmt)
Editor : Miftahul Rachman