Blitar, JatimUpdate.id -Pemerintah Kabupaten Blitar akan segera melakukan pendataan terkait korban dan total kerugian. Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso, ingin memastikan bahwa pendataan pedagang yang lapaknya terbakar harus dilakukan secara keseluruhan. Hal itu dilakukan untuk mengetahui jumlah pedagang terdampak serta total kerugian yang diakibatkan dari kebakaran tersebut.
“Yang jelas kita data dulu lah berapa jumlah pedagang terdampak serta berapa kerugiannya nanti setelah itu baru kita rapatkan” imbuhnya
Dalam Rapat dengan Bupati dan sejumlah pihak terkait yang digelar hari Senin (28/11/2022), Pemkab Blitar belum menentukan lokasi untuk tempat relokasi pedagang Pasar Kesamben yang terbakar Minggu 27 November 2022 sekitar jam 8 malam lalu.
Eka Purwanta, Kepala Disperindag Kabupaten Blitar membenarkan saat ini tim terkait di Pemkab Blitar masih melakukan pembahasan opsi penanganan pasca kebakaran Pasar Kesamben. Menurut Eka, ratusan pedagang ini akan direlokasi ke tempat lain untuk sementara waktu agar mereka tetap bisa berjualan. Namun saat ini, lokasi relokasi masih belum ditentukan karena masih mencari lokasi yang tepat.
Baca juga: Terobosan Baru di Blitar: KLINIK BUMDes Wates Terbukti Dongkrak Kemajuan Usaha Desa
Terkait opsi lain seperti pembangunan pasar kembali & lainnya, kata dia, masih terus dalam pembahasan bersama. Pihaknya juga sudah melaporkan kejadian ini ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun pemerintah pusat. Selain itu, pihaknya juga masih melakukan koordinasi & pembahasan, serta memastikan data pedagang yang terdampak kebakaran ini. (yah)
Editor : Redaksi