Data Nasabah BSI Bocor Di Dark Web

jatimupdate.id
Foto: Twitter darktracer_int

Jatimupdate.id, - Perusahaan Keamanan teknologi yang berbasis di Singapura  Fusion intelligence Center (draktracer.com) merilis informasi yang menggemparkan nasabah Bank syariah Indonesia (BSI).

Melalui postingan Twitter DarkTracer_Int pada Selasa (16/5/2023) menuliskan "Periode negoisasi telah usai, dan grup LockBit Ransomware akhirnya mempublikasikan semua data yang dicuri dari Bank Syariah Indonesia di dark web".

Baca juga: Transaksi Digital Banking Naik 45%, BSI Apreasiasi Nasabah Lewat Hujan Rezeki BSI Mobile

File yang diduga berisikan data nasabah Bank Syariah Indonesia telah diterbitkan ke dark web. 

Sebelumnya, pada tanggal 8 Mei 2023 grup LockBit Ransomware mengklaim telah mencuri seluruh data milik Bank Syariah Indonesia.

Baca juga: Perkuat Ekosistem Halal, Bank BSI Akan Gelar Internasional Expo 2024

Mereka memberikan tenggang waktu kepada pihak BSI selama 72 jam. Jika selama 72 jam telah habis dan tidak ada negosiasi maka data yang dicuri akan diterbitkan ke dark web.

LockBit Ransomware mengklaim mencuri 1,5 TB data internal yang berisikan 15 juta data nasabah BSI dan karyawan.(Yah

Baca juga: Badan Siber Dan Sandi Negara Tanggapi Insiden Siber BSI

Editor : Nasirudin

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru