Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 Layani Penukaran Uang Rusak Dan Lusuh Penghuni Lima Pulau Terluar

jatimupdate.id
Penukaran Uang Rusak Dan Lusuh Penghuni Lima Pulau terluar Jatim

SURABAYA, JatimUPdate.id,- Sebagai upaya untuk mengimplementasikan kebijakan Clean Money Policy dalam menjaga kualitas uang beredar di seluruh wilayah NKRI, terutama di Kawasan Daerah Terdepan, Terluar dan Terpencil (3T) di Provinsi Jawa Timur, Bank Indonesia bekerjasama dengan Komando Armada (Koarmada) II Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) Angkatan Laut ( AL ) kembali melakukan kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 dengan menyasar pada pulau terpencil di Jawa Timur.

Kepala Perwakilan BI Jatim Provinsi Jatim, Doddy Zulverdi saat melepas keberangkatan peserta ekpedisi mengungkapkan bahwa untuk melayani penukaran uang rusak dan lusuh bagi Masyarakat dari 5 Pulau terluar jatim, Bank Indonesia membawa uang layak edar hingga Rp7,7 M. 

Baca juga: Pimpinan DPRD Minta OJK Beri Keringanan Kredit Bagi Masyarakat Surabaya 

"Kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 ini merupakan salah satu program Bank Indonesia yang bertujuan untuk menjamin ketersediaan uang rupiah yang cukup, pecahan yang sesuai, tepat waktu serta dalam kondisi yang layak edar ke seluruh penjuru Negeri, termasuk kepulauan terdepan, terluar, dan terpencil," jelasnya.

Doddy menyebutkan, bahwa pelaksanaan Ekspedisi ini merupakan kegiatan yang ke-16 dari total 17 ekspedisi yang dilakukan di sepanjang tahun 2023.

Dan pada Ekspedisi ke-16 tersebut,kata Doddy Zulverdi, adalah pejuang Rupiah yang akan bertugas dari perwakilan pejuang Rupiah yang berasal dari 3 Kantor Perwakilan Bank Indonesia di wilayah kerja Jawa Timur yakni Malang, Jember dan Kediri.

Selain itu, lanjut Doddy, Bank Indonesia juga akan melakukan Edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah serta menyalurkan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupa Sarana Prasarana penunjang Pendidikan dan Pengembangan Ekonomi kepada Masyarakat di wilayah 5 pulau yang dikunjungi.

Sementara ditempat yang sama Panglima Komando Armada ( Pangkoamarda ) II TNI AL, Laksamana Muda Yayan Sofiyan menambahkan, TNI AL menyambut baik kerjasama dengan Bank Indonesia mengingat kesamaan tugas menjaga kedaulatan NKRI khususnya di kawasan 3T.

Oleh karena itu,ungkap Yayan Sofiyan. Dalam memastikan Rupiah Terdistribusi merata di Daerah yang sulit dijangkau, Koarmada memfasilitasi Armada beserta Kapal terbaik menggunakan KRI Surabaya 591.

"Penggunaan kapal perang ini dirasa tepat mengingat beberapa pulau yang akan dituju memiliki keterbatasan dermaga. Proses distribusi uang dan bantuan PSBI akan lebih mudah  karena KRI 591 memiliki kelengkapan kapal yang lebih kecil untuk menuju dermaga pulau," tandas Laksamana Muda Yayan Sofiyan.

Baca juga: PT Bank Commonwealth Menjadi Bagian dari OCBC,  Pengalaman Perbankan Nasabah Makin Komprehensif 

Anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurnia mengaku sangat mengapresiasi langkah nyata Bank Indonesia dalam mengedukasi Masyarakat yang berada di Daerah 3T agar semakin Cinta, Bangga dan Paham tentang Rupiah.

Selain itu, kata Indah Kurnia, pihaknya juga mengajak seluruh Stakeholder untuk mendukung kegiatan Bank Indonesia agar Uang Rupiah yang beredar dalam kualitas yang baik di seluruh wilayah NKRI, tidak terkecuali di daerah terdepan, terluar dan terpencil.

Ia juga menambahkan, kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat diharapkan menjadi momentum yang baik untuk mempererat sinergi dan kolaborasi Bank Indonesia dan TNI AL melalui pengedaran uang rupiah yang berkualitas serta menumbuhkan rasa Cinta, Bangga dan Paham kepada Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa Indonesia.

Di kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023, Bank Indonesia juga mensosialisasi program Cinta Bangga Paham rupiah, penyaluran Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), Pelayanan Kesehatan Gratis serta Penyerahan Zakat, Infaq, Shodaqoh pada Masyarakat  serta di  Pulau Pagerungan Besar, Pulau Pagerungan Kecil, Pulau Raas, Pulau Tanjung Kiaok, Pulau Gili Genteng.

Baca juga: BI Jatim Berkolaborasi Bersama OJK, DJPb, dan LPS Jaga Stabilitas Serta Pertumbuhan Ekonomi Jatim

Adapun Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 ini akan menyinggahi beberapa Pulau terpencil yang meliputi Pulau Pulau Pagerungan Besar, Pulau Pagerungan Kecil, Pulau Raas, Pulau Tanjung Kiaok, Pulau Gili Genteng.

Dengan menggunakan Transportasi Kapal Laut KRI Surabaya 591, Tim Ekspedisi Rupiah akan mengarungi kepulauan tersebut selama 5 hari dari mulai tanggal 7 hingga 12 Oktober 2023.

Pada seremonial pelepasan keberangkatan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 turut hadir Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Doddy Zulverdi, Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II, Laksamana Muda Yayan Sofiyan,dan Anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurnia, serta Kepala Regional IV OJK Jawa Timur, Kepala BPKAD Provinsi Jawa Timur dan Pimpinan Perbankan Jawa Timur.(dji)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru