Tanggapan KAI Soal Penumpang Yang Masak Nasi Dan Catok Rambut Di Kereta Api

Reporter : Sudarmadji
Keterangan Foto:- Penggunaan listrik di kereta api untuk charge HP

Surabaya,JatimUPdate,id,- Manager Humas Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya Luqman Arif menanggapi terkait vidio yang beredar di Media Sosial (Medsos) tentang penggunaan Stop Kontak di Kereta Api (KA) yang tidak sesuai peruntukannya.

Oleh karena itu,masih kata Luqman Arif.Pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) kali ini mengingatkan kembali terhadap aturan dalam penggunaan Fasilitas tersebut.

Baca juga: Aset KAI Group Tembus Rp105,43 Triliun pada 2025, Layani 503,5 Juta Penumpang dan Raup Laba Rp2,28 Triliun

Menurut Luqman Arif.Fasilitas Stop Kontak atau colokan Listrik yang tersedia di setiap Kursi Kereta Api, hanya dapat digunakan untuk mengisi Daya Gawai atau Gadget seperti Handphone, Tablet, atau Laptop.

Dia mengungkapkan,beberapa hari ke belakang ramai di Medsos tentang penggunaan Stop Kontak di KA untuk keperluan Menanak Nasi, penggunaan Catokan Rambut, dan Kipas Angin Portable yang digantung di atas Kursi Penumpang.

“Selain gadget, penumpang tidak diperbolehkan menggunakan stop kontak di kereta api untuk keperluan lainnya seperti alat elektronik rumah tangga. Hal ini dikarenakan dapat mengganggu penumpang lainnya dan berpotensi membahayakan keselamatan serta kenyamanan perjalanan kereta api,” kata Luqman Arif dalam keterangan siaran pers Selasa ( 20/2/2024 ).

Baca juga: Kisah Ignasius Jonan: Saat Proyek Raksasa Rel Kereta Diselesaikan Tanpa Konflik dan Ribuan Warga Justru Mendapat Pekerja

Selain itu,lanjut Luqman Arif,penggunaan Alat Elektronik dengan Daya Listrik besar secara berlebihan dan bersamaan, dikhawatirkan dapat mengganggu fungsi Kelistrikan Kereta Api secara keseluruhan.

Dia menambahkan,jika penumpang mengalami kendala saat dalam perjalan, seperti AC kurang berfungsi optimal, penumpang dapat segera menghubungi petugas Kondektur yang berdinas agar segera ditindaklanjuti. Nomor handphone petugas Kondektur tertera di masing-masing dinding kereta.

Tak hanya itu, terang Luqman Arif. Penumpang juga dapat menyampaikan keluhan-keluhannya dengan menginfokan Kode Booking melalui pesan langsung ( Direct Message ) kepada Contact Center KAI di Medsos KAI, email cs@kai.id, WhatsApp 08111-2111-121, atau telepon di (021) 121.

Baca juga: KA Commuter Line Jenggolo Tiba Tepat Waktu, Iwan Fals Mesti Buat Lagu Baru Jawab Lagu Lama, Kereta Tiba Pukul Berapa?

Luqman Arif mengimbau,agar pelanggan untuk saling menghormati dan menghargai di antara sesama pelanggan agar perjalanan KA tetap aman dan nyaman.

" Kami juga berpesan kepada pelanggan untuk selalu mematuhi aturan, menjaga ketertiban, menjaga fasilitas kereta api dan stasiun karena layanan kereta api merupakan fasilitas umum,” demikian Luqman Arif. (dji).

Editor : Nasirudin

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru