Surabaya, JatimUPdate.id - Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (HIMAP) FISIP Universitas W.R Supratman (Unipra) Surabaya audiensi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, di Ruang Rapat Pleno lt II, pada Kamis (6/6).
Melalui keterangan tertulis, Ketua Himap FISIP Unipra Siti Khadijah menyampaikan, audensi untuk berdiskusi dengan KPU Surabaya terkait partisipasi masyarakat yang diaggap masih tergolong rendah dalam Pilwali Surabaya 2020 Silam.
Baca juga: Silaturahmi dengan Parpol, Fathoni: Momen KPU Tampung Wacana Pemekaran Dapil
"Partisipasi pemilih Surabaya pada Pemilihan Walikota (Pilwali) 2020 berbanding jauh dari target (77,5 persen), oleh sebab itu kami beraudiensi ke KPU untuk mendengarkan secara langsung apa penyebab dari rendahnya partisipasi masyarakat di Kota Surabaya," katanya.
Pernyataan tersebut sontak langsung dijawab oleh Anggota KPU Kota Surabaya, Subairi.
Ia mengatakan, partisipasi masyarakat pada Pilwali Kota Surabaya tahun 2020 memang tidak mencapai target. Sebab kondisi saat itu, kota Pahlawan masuk zona hitam lantaran serangan pandemi Covid-19
Baca juga: Ibaratkan Keping Mata Uang, Fathoni: Silaturahmi KPU ke Parpol Ciptakan Demokrasi Makin Berkualitas
Melihat kondisi tersebut, lanjut Subairi, KPU Kota Surabaya tidak dapat melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih secara masif.
Subairi melanjutkan, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat setidaknya meliputi tiga komponen yaitu, pendidikan pemilih, sosialisasi, dan juga ada partisipasi masyarakat.
'Karena kalau kita hanya melakukan pendidikan pemilih saja, dan tidak melakukan sosialisasi, tentu peningkatan partisipasi masyarakat itu bisa minim," kata Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM itu." bebernya
Baca juga: Audensi Bersama PDIP, KPU Surabaya: Urusan Dapil Masih Jauh
Maka Eks Aktivis PMII tersebut berharap, partisipasi masyarakat pada Pilwali Kota Surabaya 2024 meningkat dari Pilwali sebelumnya-sebelumnya.
"Kedepan harapan kami dengan partisipasi aktif dari temen-temen terutama mahasiswa dari Universitas W.R Supratman Surabaya dapat menjadi agen sosialisasi agen pendidikan pemilih terhadap masyarakat terutama minimal di keluarga masing-masing," demikian Subairi.
Editor : Yuris. T. Hidayat