Kebut Perubahan APBD 2025, Baktiono: Prioritas Kesehatan, Pendidikan dan Banjir

Reporter : Ibrahim
Baktiono dok JatimUpdate.id/Roy

Surabaya, JatimUPdate.id - Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono mengatakan, pembahasan perubahan APBD 2024 terus dikebut seiring berakhirnya jabatan anggota DPRD Surabaya periode 2019-2024.

Baktiono menyebut, pembahasan perubahan anggaran sangat penting karena musyawarah rencana pembangunan di tingkat Kelurahan sudah dilaksanakan 2003 sampai 2024 sudah dilaksanakan.

"Jadi ini awal untuk APBD 2025, kita juga bahas secara paralel dengan perubahan anggaran keuangan, ini juga sangat penting untuk warga masyarakat ke depan, karena musyawarah rencana pembangunan di tingkat kelurahan sudah dilaksanakan tahun 2003 sampai musrenbang kota tahun 2024" beber Baktiono, Selasa (30/7).

Bakiono menjelaskan, untuk menentukan rancangan program 2025, menyerap aspirasi masyarakat, sehingga dalam pembahasan mengaloksikan anggaran untuk BRIDA yang diproyeksikan pada 2026 yang dirancang mulai sekarang.

"Jadi nilainya untuk APBD sebesar 11 triliun, dari hasil pembahasahan ini, juga ada perubahan, dengan hasil masukan dan kajian dari teman-teman di badan
anggaran dan DPRD kota Surabaya," tutur Baktiono.

Baktiono menjelaskan, dalam pembahasan perubahan APBD  memprioritaskan kesehatan, pendidikan  juga penanggulangan masalah banjir yang harus dituntaskan.

Pun peningkatan infrastruktur, rumah tidak layak huni (Rutilahu) serta mengembangkan pembangunan kota-kota lama seperti Jalan Tunjungan dan Jembatan Merah.

"Jadi nanti ada di Jalan Veteran, nanti kita hidupkan di sana karena dahulu pada zaman Belanda itu adalah kota yang hidup karena di tepi sungai yang bagus," demikian Baktiono.

Baca juga: Buchori Imron: Flyover Taman Pelangi Harus Berdampak ke Mobilitas dan Ekonomi Surabaya

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru