Surabaya, JatimUPdate.id - Bawaslu Kota Surabaya menggelar bimbingan teknis penanganan pelanggaran pada Panwascam se kota Surabaya untuk Pilwali dan Wawalli Surabaya tahun 2024, di Oakwood Hotel & Residence Surabaya, pada Senin (26/8).
Komisioner Bawaslu Kota Surabaya Muhammad Agil Akbar mengatakan, bimbingan teknis untuk melakukan pembinaan, pengetahuan sekaligus konsolidasi Panwascam se kecamatan Surabaya
Baca juga: Novli: Ada Parpol Usulkan Sembilan Dapil, AMI Geram, Pakar: Tak Akomodir Kepentingan Elite
"Jadi agenda ini salah satu kewajiban kami untuk melakukan pembinaan, pemberian pengetahuan melakukan konsolidasi kepada Panwaslu ke kecamatan," kata Agil, saat dikonfirmasi, Selasa (27/8)
Sebab beber Agil, saat ini sudah memasuki tahapan pencalonan, kemudian kampanye yang berpotensi terjadi maraknya pelanggaran.
Baca juga: Bawaslu Surabaya: Pemekaran Dapil Bukan Hanya Arena Politik, Tapi Instrumen Aspirasi Rakyat
Agil menyebut, potensi maraknya pelanggaran itu disebabkan intensitas politik yang semakin tinggi di tengah masyarakat.
"Saat ini kan sudah pencalonan, lalu kampanye otomatis intensitas politik tinggi dan potensi pelanggaran semakin banyak," tutur Agil.
Baca juga: Sebut Jumlah Dapil Saat Ini Tak Proporsional, Bawaslu Surabaya ‘Otak-Atik’ Konsep Ideal Pemilu 2029
Agil menyebut, bimbingan teknis untuk memperkuat pengetahuan, serta diharapkan dapat menangani temuan pelanggaran di kecamatan masing-masing.
"Salah satu agenda besar dan tujuannya adalah memperkuat pengetahuan Panwas se Kecamatan, nanti saat menerima laporan dan menangani temuan di tingkat kecamatan masing-masing," demikian Muhammad Agil Akbar
Editor : Miftahul Rachman