75 Persen Sampah Belum Terkelola, Solusi Harus Terpadu Dari Hulu Ke Hilir
Jakarta, JatimUPdate.id - Melchias Markus Mekeng, Ketua Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, menyoroti masih lebarnya kesenjangan pengelolaan sampah nasional.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), baru sekitar 35.697 ton sampah per hari atau 24,73 persen yang terkelola, sementara 108.652 ton per hari atau sekitar 75 persen masih belum terkelola.
“Capaian tersebut menunjukkan masih adanya kesenjangan yang cukup lebar terhadap sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yakni 63,41 persen pada 2026 dan 100 persen pada 2029,” ujar Mekeng.
Ia juga menyoroti masih terdapat 343 TPA open dumping pada 353 kabupaten/kota dari 510 TPA yang terdata.
Menurutnya, penghentian open dumping harus dibarengi masa transisi dan kesiapan sistem pengganti agar persoalan sampah tidak berpindah ke TPS, jalan, sungai, maupun pembakaran terbuka.
“Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) tidak boleh diposisikan sebagai satu-satunya solusi. Sampah tetap harus ditangani melalui pengurangan dari sumber, daur ulang, pengomposan, RDF, dan teknologi lain,” tegas Mekeng.
Pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu hingga hilir menjadi kunci untuk mempersempit kesenjangan saat ini sekaligus mempercepat pencapaian target nasional menuju pengelolaan sampah 100 persen pada 2029.
60 Ribu Ton Sampah Menumpuk, TPS Liar Nagrak
Pada kontek lain, disebutkan juga 60 Ribu Ton Sampah Menumpuk, TPS Liar Nagrak Yang Harusnya Bisa Ditangani Secara Lebih Komprehensif
Ketua Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, menyoroti tumpukan sampah liar di Nagrak, Cilincing, yang telah mencapai sekitar 60 ribu ton dengan ketinggian lebih dari 15 meter.
Penanganan persoalan ini tidak cukup hanya dengan menghentikan kiriman sampah baru, tetapi juga perlu memperhatikan mata pencaharian warga, memperkuat kapasitas pengolahan, serta memastikan tata kelola sampah yang lebih transparan.
Sumber berita : https://www.instagram.com/p/DdBtM-dTjrF/?stkn=MWc1eGludHZjbm9t
https://www.instagram.com/p/DcxYmpTmTVx/?igsi=MXN0azFyMjE2MDZhbQ==
Editor : Yuris. T. Hidayat