Peneliti SRC : Zaken Kabinet Butuh Keseimbangan Politik

Reporter : Redaksi
Peneliti Politik Keamanan Sygma Research and Consulting (SRC) Ken Bimo Sultoni

Semarang, JatimUPdate.id - Peneliti Politik Keamanan Sygma Research and Consulting (SRC) Ken Bimo Sultoni melihat bahwa rencana pembentukan zaken kabinet oleh presiden terpilih Prabowo Subianto merupakan langkah strategis ditengah tantangan yang dihadapi semakin Kompleks dan memastikan efektivitas keberjalanan pemerintahan.

"Memilih profesional dan ahli di bidangnya dapat meningkatkan kinerja birokrasi dan memastikan kebijakan yang berbasis pada keahlian teknis, daripada kepentingan politik semata," ujar Bimo, Senin (23/09/2024).

Baca juga: Pemilu Tidak Langsung Dinilai Berpotensi Perkuat Perlindungan Lingkungan

Seperti yang diketahui, zaken kabinet merupakan pembentukan kabinet dimana komposisi kementrian diisi oleh orang-orang yang ahli dibidang nya masing-masing.

Bimo juga menggarisbawahi bahwa tantangan utama zaken kabinet adalah bagaimana memastikan stabilitas politik dan dukungan parlemen, mengingat dalam sejarah perjalanan kabinet serupa di masa lalu sering kali berakhir singkat karena minimnya dukungan politik.

Baca juga: Kades Eli Susianto Pastikan TPS3R-nya Mampu Reduksi 80 Persen Timbulan Sampah Harian Warga

"Oleh karena itu, penting bagi prabowo untuk tidak hanya mengutamakan profesionalisme, tetapi juga perlu menjaga keseimbangan politik yang kuat agar kabinet dapat bekerja dengan efektif dan berjalan dalam jangka panjang," tambah Bimo.

Bimo juga mengingatkan bahwa menjaga kondusivitas iklim politik merupakan hal yang sangat penting di tengah wacana pembentukan zaken kabinet. menurut dia, di satu sisi, kabinet ini memang dapat mendorong profesionalisme dan efektivitas birokrasi, tetapi di sisi lain, perlu memastikan adanya dukungan politik yang solid.

Baca juga: PWI Malang Raya : Kota Malang Punya Succses Story, Koperasi Hindia Belanda, Bernama Koperasi Tumapel

Ia melihat bahwa pembentukan zaken kabinet harus memperhatikan keseimbangan kondisi politik dan bisa bertahan dalam jangka panjang.

"Keseimbangan antara Kekuatan Politik dan Keahlian Teknis Harus dipertimbangkan dengan matang, agar kabinet ini tidak hanya bekerja secara efektif, tetapi juga mampu bertahan dalam jangka panjang tanpa terganggu oleh dinamika politik di parlemen," pungkas Bimo. (*)

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru