50 Tahun Berdiri, Ponpes Al-Ishlah Bondowoso Gelar Buka Puasa Bersama dan Pesta Jajanan Rakyat

Reporter : M Aris Effendi

Bondowoso, JatimUPdate.id,- Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso menggelar kegiatan buka puasa bersama dan pesta jajanan rakyat UMKM Bondowoso dalam rangka kesyukuran 50 tahun berdirinya Ponpes Al-Ishlah Bondowoso, bertempat di Taman Rumah Induk, Ponpes Al-Ishlah Bondowoso, Kamis sore (3/10/2024).

Acara tersebut dihadiri oleh keluarga besar Ponpes Al-Ishlah Bondowoso, Seluruh Pengurus Pondok, Pengurus Yayasan, Kepala-Kepala Departemen, Kepala-Kepala Divisi, Kepala-Kepala Unit Pendidikan/ Kerja, Segenap Dosen/Guru, Karyawan dan Staff.
Serta para Santri, Wali Santri dan para jamaah Ponpes Al-Ishlah Bondowoso.

Bentuk Syukur 50 Tahun Usia Pondok Pesantren

K.H Thoha Yusuf Zakariya, Pimpinan Ponpes Al-Ishlah Bondowoso menyampaikan dalam acara tersebut, bahwa tujuan dari acara ini adalah bagian dari ikut merayakan dan berbagi kebahagiaan yang luar biasa atas usia 50 tahun berdirinya Pondok.

"Moment buka puasa menjadi ajang bersyukur kepada Allah SWT, dan ajang silaturrahmi, mempererat hubungan tali silaturrahmi satu sama lain," kata Abi Thoha, panggilan akrabnya.

Menurut Abi Thoha, dalam perjalanan hidup ini, penting bagi kita untuk bersyukur. Acara ini mengajarkan kita bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang kita dapat.

Ditambahkan Abi Thoha, usia 50 tahun atau setengah abad adalah usia emas. Usia yang luar biasa. Sudah banyak rintangan halangan dalam berjuang selama ini yang dilakukan oleh pendiri Pondok Pesantren Al-Ishlah, yaitu K.H. Muhammad Ma'shum.

"Kita harus jadi orang yang lebih baik dari hari kemarin," pesannya.

Putra pertama dari pendiri Pondok ini mengungkapkan bahwa, cita-cita besar dari pendiri Ponpes Al-Ishlah Bondowoso, yaitu untuk mencetak generasi masa depan. Dalam hal ini generasi sekarang untuk menyongsong generasi emas 2045 mendatang.

Harapannya, santri Al-Ishlah harus jadi generasi gen-Z yang kuat, tahan banting. Dan menjadi pemimpin masa depan yang diharapkan.

"Tidak hanya cerdas secara intelektual. Tetapi kuat secara iman dan taqwanya.
Bergeraklah menuju lebih baik, karena di dalam bergerak (kebaikan) ada berkah," tutupnya dalam acara tersebut.

Bertambah Usia, Bertambah Manfaat Bagi Sesama

Selepas sambutan dari Pimpinan Ponpes, selanjutnya diisi dengan pengajian sore menjelang berbuka puasa oleh Ustadz Habibi Hamzah.

Dalam kajiannya mengajak untuk menjadi muslim yang pintar dan benar. Serta menjadi mukmin yang kuat.

"Menjadi seorang muslim harus melakukan perbaikan diri menjadi lebih baik. Menjadi seorang muslim yang ideal. Meningkatkan diri dengan meningkatkan ibadah kepada Allah, dan terus belajar akan ilmu yang bermanfaat," terangnya.

Selain itu, Habibi Hamzah juga menyampaikan, sebagai seorang muslim selain meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan, maka harus juga meningkatkan kualitas ekonomi dan kualitas sosial kemasyarakatan.

"Harapan dari pendiri pondok, adalah menjadikan santri yang bisa memberikan kemanfaatan bagi banyak manusia.

Dimanapun kita berada, berikan kemanfaatan semampu diri kita," kata Ustadz Habibi.

Terlihat ratusan jamaah yang hadir sangat antusias dan bergembira dengan acara yang digelar oleh Ponpes Al-Ishlah. Berbagai macam hidangan disajikan.

Selain buka puasa bersama, Ponpes juga membagikan paket sembako sejumlah 100 paket kepada aparatur yang ada dalam naungan Yayasan Ponpes Al-Ishlah Bondowoso.

Sebagai informasi, Ponpes Al-Ishlah Bondowoso berdiri pada 4 Oktober 1974, dengan pendirinya K.H Muhammad Ma'shum.

Dalam rangka peringatan setengah abad Pondok, berbagai kegiatan diselenggarakan. Salah satunya yang paling banyak menarik animo masyarakat adalah JAKA SOPAN (Jalan Kaki Bondowoso Dadapan). Informasinya tahun ini akan dilaksanakan pada Minggu 6 Oktober 2024 dengan jumlah peserta mencapai ribuan peserta (*).

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru