Ponpes Al-Ishlah Bondowoso Bagikan 25 Ribu Kupon Daging Kurban, Sediakan Jalur Khusus Lansia dan Ibu Hamil
Bondowoso, JatimUPdate.id, – Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso kembali menebar keberkahan Idul Adha dengan membagikan sekitar 25 ribu kupon daging kurban kepada masyarakat, Rabu (27/5/2026).
Sejak siang hari, ribuan warga tampak memadati area pondok pesantren untuk menerima daging kurban yang dibagikan kepada fakir miskin, janda, kaum dhuafa, masyarakat sekitar, jamaah pondok, hingga wali santri.
Seluruh daging kurban tersebut berasal dari 852 ekor kambing dan 96 ekor sapi hasil kontribusi masyarakat Indonesia dan Singapura.
Pembagian daging kurban dimulai sekitar pukul 13.00 WIB setelah sambutan dari Pimpinan Ponpes Al-Ishlah Bondowoso, Kapolres Bondowoso, dan perwakilan muslim Singapura.
Pimpinan Ponpes Al-Ishlah Bondowoso, K.H. Thoha Yusuf Zakariya, Lc., secara khusus mengimbau masyarakat agar tetap tertib selama proses pengambilan daging kurban berlangsung.
“Jangan saling berdesakan agar tidak ada yang cedera,” imbaunya dalam Bahasa Madura kepada masyarakat penerima daging kurban.
Abi Thoha, sapaan akrab K.H. Thoha, juga meminta masyarakat mengikuti arahan panitia agar proses distribusi berjalan lancar dan seluruh penerima dapat terlayani dengan baik.
Sementara itu, Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, mengapresiasi pelaksanaan penyembelihan dan distribusi daging kurban di Ponpes Al-Ishlah yang berjalan aman dan tertib.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap mengikuti petunjuk petugas selama proses pembagian berlangsung.
“Saya mengimbau agar penerima mengikuti arahan petugas supaya pendistribusian berjalan tertib,” katanya.
Perwakilan muslim Singapura turut menyampaikan rasa syukur karena amanah kurban tahun ini kembali dapat disalurkan melalui Ponpes Al-Ishlah Bondowoso.
Mereka juga mengapresiasi keluarga besar pondok pesantren, para santri, serta masyarakat Bondowoso yang selama ini terus menjaga hubungan baik dan membantu pelaksanaan kurban setiap tahunnya.
Untuk mengantisipasi penumpukan massa, panitia menerapkan sistem distribusi empat jalur.
Panitia menyediakan jalur khusus bagi lansia dan ibu hamil sebagai prioritas pelayanan. Sementara jalur lainnya diperuntukkan bagi bapak-bapak, ibu-ibu, serta satu jalur drive-thru khusus warga yang menggunakan sepeda motor.
“Jadi tidak perlu capek antre jalan kaki. Bisa langsung naik motor, ambil lalu pulang,” ujar Wakil Pimpinan Ponpes Al-Ishlah Bondowoso, Gus Yasin Dhiaul Haq, MA.
Menurut Gus Yasin, distribusi daging kurban tahun ini mayoritas diprioritaskan untuk masyarakat Bondowoso.
Namun demikian, pihak pondok juga tetap melayani permintaan bantuan daging kurban dari sejumlah pondok pesantren, masjid, dan lembaga sosial di berbagai daerah secara terbatas.
“Mayoritas untuk Bondowoso, tapi kami kirim juga ke Jember, Banyuwangi, Sidoarjo, Jombang, termasuk Bangil,” ungkapnya.
Tak hanya fokus pada distribusi, proses penyembelihan di Ponpes Al-Ishlah juga dirancang mengikuti syariat Islam sekaligus memperhatikan aspek kesejahteraan hewan.
Hal itu terlihat dari penggunaan bilik-bilik tertutup di area penyembelihan agar hewan yang belum disembelih tidak melihat maupun mendengar proses pemotongan.
“Kita menjaga adab kepada hewan kurban. Dalam syariat Islam kita tidak boleh menyakiti hewan. Salah satunya dengan tidak membiarkan hewan yang masih hidup melihat hewan yang sudah mati,” terang Gus Yasin.
Pelaksanaan kurban di Ponpes Al-Ishlah Bondowoso juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari puskesmas, dinas peternakan, hingga aparat TNI dan Polri guna memastikan keamanan serta kesehatan hewan kurban.
Salah satu warga penerima daging kurban, Bu Rama, warga Congkrong Taman, mengaku bersyukur masih bisa mendapatkan daging kurban dari Ponpes Al-Ishlah Bondowoso tahun ini.
Menurutnya, pembagian daging kurban tersebut bukan hanya membantu masyarakat, tetapi juga menjadi bagian untuk mencari keberkahan di Hari Raya Idul Adha.
“Alhamdulillah setiap tahun bisa mendapatkan daging kurban. Semoga membawa keberkahan untuk semuanya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ponpes Al-Ishlah Bondowoso dan para donatur, khususnya muslim Singapura yang setiap tahun terus menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana menebar keberkahan Idul Adha sekaligus mempererat kepedulian sosial di tengah masyarakat. (Aries)
Editor : Redaksi