Malang, JatimUPdate.id,- Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya sampah laut, khususnya dari sampah puntung rokok, sekelompok dosen dan mahasiswa dari Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Pantai Kondang Merak, Malang. Tim ini terdiri dari Syarifah Hikmah Julinda Sari, Ph.D., Defri Yona, D.Sc., Adi Tiya Yanuar, M.Sc., Aisha Alvina Choirin, Ilhanum Badawiyah, dan Muhamad Syafiq Ramadhan, yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat serta pengunjung pantai tentang dampak negatif puntung rokok terhadap ekosistem pesisir dan kesehatan manusia.
Pada kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2024, para dosen, mahasiswa, dan masyarakat setempat seperti pengurus pantai serta kelompok nelayan bekerja sama melakukan aksi bersih pantai dengan fokus pada pengumpulan puntung rokok. Sampah ini diketahui mengandung bahan kimia berbahaya seperti nikotin, timah, dan kadmium, yang dapat mencemari tanah dan air laut serta merusak kehidupan biota laut.
Baca juga: Universitas Brawijaya Gelar Focus Group Discussion tentang Implementasi Karakter Brawijayan
Koordinator kegiatan, Syarifah Hikmah Julinda Sari, Ph.D., yang juga merupakan dosen Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Tahun Anggaran 2024. Kegiatan PKM ini berjudul “Pengelolaan Limbah Puntung Rokok dalam Mendukung Ekonomi Sirkulas di Pantai Wisata Kondang Merak, Kabupaten Malang.” Syarifah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan di area pantai. “Puntung rokok mungkin terlihat kecil dan tidak berbahaya, namun dampaknya sangat besar bagi lingkungan,” ujarnya.
Selain aksi bersih pantai, tim pengabdian juga membagikan leaflet dan memasang papan edukatif mengenai bahaya puntung rokok serta menyediakan tempat sampah khusus puntung rokok. Mereka juga mengadakan workshop pengolahan sampah puntung rokok menjadi kompos, mengajak para pengunjung untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang puntung rokok pada tempat yang telah disediakan.
Baca juga: 17 Badan Usaha Milik Perguruan Tinggi Negeri Hadiri Silatnas III Forum Bisnis Di UB
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari warga sekitar. Bapak Edi Dwy, pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan Wono Raharjo (LMDH Wono Raharjo), mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu dalam menjaga kebersihan pantai dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. "Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin," ujarnya.
Pengabdian masyarakat ini merupakan langkah kecil namun penting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir Pantai Kondang Merak sebagai destinasi wisata di Kabupaten Malang. Harapannya, kegiatan serupa akan terus dilakukan oleh berbagai pihak untuk mendukung pelestarian alam yang berkelanjutan.(NT)
Baca juga: Menteri Desa Hadiri Wisuda Universitas Brawijaya, Ajak Alumni UB Bangun Indonesia dari Desa
Editor : Redaksi